Breaking News:

Berita Regional

Dengan Tangis, Ibu Ini Menggedong Jenazah Bayinya dengan Menaiki Angkot, Ini Respon Menkes

"Masih segar di ingatan kita kasus yang sama terjadi di Bengkulu. Mestinya kejadian itu tidak perlu terjadi lagi jika semua pihak memerhatikan"

instagram
Seorang ibu menggendong jenazah bayi di dalam angkot sambil menangis menjadi viral di media sosial. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Wakil Ketua Komisi IX DPR Saleh Daulay menyayangkan kasus seorang ibu yang harus menggendong jenazah bayinya dengan menaiki angkot karena tak mampu membayar layanan ambulans rumah sakit.

Peristiwa itu terjadi di Bandar Lampung, Rabu (20/9/2017).

Menurut dia, masyarakat kurang mampu kerap menjadi korban dalam persoalan seperti ini.

"Masih segar di ingatan kita kasus yang sama terjadi di Bengkulu. Mestinya kejadian itu tidak perlu terjadi lagi jika semua pihak memerhatikan aspek kemanusiaan dalam pelayanan sosial dan kesehatan," kata Saleh, melalui keterangan tertulis, Jumat (22/9/2017).

Baca: Anak Desa Ini Berlari Tanpa Sepatu di Amerika, Tapi Wakili Indonesia di Ajang Dunia, Siapa Mereka?

Oleh karena itu, ia meminta Kementerian kesehatan untuk menelusuri masalah ini dan dibuat aturan yang lebih baik.

Ia mengatakan, seharusnya ada pengecualian terkait pembiayaan bagi mereka yang memang tidak mampu. Apalagi, mereka baru saja kehilangan dan tengah berduka.

Saleh juga meminta BPJS Kesehatan memerhatikan masalah pelayanan terkait kondisi seperti yang dialami ibu tersebut.

Meski BPJS Kesehatan mansih mengalami defisit, bukan berarti persoalan kemanusiaan dilupakan. Ia meminta BPJS Kesehatan berbenah menghadapi permasalahan layanan mobil jenazah bagi keluarga tak mampu.

"Secara perlahan, jika dilakukan secara terarah dan kontinyu, BPJS diyakini akan mampu berbuat lebih banyak lagi," lanjut politisi PAN itu.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved