Film

Film Horor Indonesia Ini Ditunggu Warganet, Apakah Lebih Sukses Dibanding Versi Asli 37 Tahun Silam

Anda penyuka film horor? Nikmati ketegangannya di film berjudul Pengabdi Setan. Bakal ditayangkan serentak di bioskop seluruh Indonesia.

Film Horor Indonesia Ini Ditunggu Warganet, Apakah Lebih Sukses Dibanding Versi Asli 37 Tahun Silam
CREATISTA
ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Anda penyuka film horor? Nikmati ketegangannya di film berjudul Pengabdi Setan.

Bakal ditayangkan serentak di bioskop seluruh Indonesia pada 28 September 2017 ini.

Film ini sebenarnya bukan film baru di kancah perfilman Indonesia, karena sebelumnya sudah pernah dibuat pada 1980 silam dengan judul yang sama.

Kala itu disutradarai Sisworo Gautama Putra, dibintangi oleh aktor kawakan almarhum WD Mochtar, Siska Karabety, Fachrul Rozy, Ruth Pelupessy dan HIM Damsyik.

Film itu sukses Film ini sangat terkenal pada masanya bahkan sampai di dunia internasional. Diedarkannya hingga ke luar negeri seperti Amerika Serikat, Jepang dan Eropa dalam bentuk VHS dan DVD.

Film ini pada masanya dikenal sebagai salah satu dari beberapa film horor awal yang menggantikan tema horor yang diwarnai kepercayaan Kristen atau Buddha dan Islam.

Film ini disebut-sebut memiliki kemiripan alur cerita dengan film Hollywood produksi 1979 berjudul Phantasm yang disutradarai Don Coscarelli.

Film ini bercerita tentang sebuah keluarga yang rumah mereka dihuni kuntilanak bernama Darminah (diperankan oleh Ruth Pelupessy).

Darminah kerap menggangu penghuni rumah karena mereka tidak taat beragama, tak pernah salat dan hanya mementingkan urusan duniawi.

Darminah bahkan memiliki kemampuan membangkitkan mayat untuk dijadikannya budaknya menggangu penghuni rumah.
Jadilah akhirnya mayat pembantu rumah itu (diperankan oleh HIM Damsyik), pacar anak perempuan pemilik rumah bernama Herman (diperankan oleh Simon Cader) dan istri pemilik rumah bernama Mawarti (diperankan oleh Diana Suarkom) yang dibunuh oleh Darminah dibangkitkannya dari kubur untuk meneror penghuni rumah.
Tahun ini, film tersebut bakal ada lagi, namun kali ini versi remake-nya.

Disutradarai oleh Joko Anwar, film ini dibintangi oleh Tara Basro, Ayu Laksmi dan Dimas Aditya.

Joko Anwar mengaku sangat menggemari film ini dan merupakan tontonannya saat dia kecil.

Film daur ulangnya kali ini dijamin memiliki alur kisah yang berbeda.

Trailer film ini di YouTube Rapi Film mengundang banyak komentar warganet yang tak sabar menantikan penayangannya.

Nizar Setiawan berkomentar “Sebenernya Gue gk terlalu antusias Nungguin Film Horor Indo. Tapi kalau Yg satu Ini Lain cerita.. Mengusung remake sang pendahulunya Yang digadang gadang sebagai SALAH SATU FILM HOROR TERSERAM SEASIA.. Saya jadi antusias menunggu film nya di remake ulang. Apalagi di tangan Dingin seorang JokoAnwar..

Dwi Yanto bahkan menyamakannya dengan film horor terkenal Jepang, The Ring dan The Conjuring punya Hollywood.

“Jepang punya the ring, Thailand punya shutter, Amerika punya the conjuring, Indonesia punya Pengabdi Setan,” tulisnya. (*)

Penulis: Yayu Fathilal
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved