Info Mitra

Pengusaha Sasiranga Ini Modifikasi Motif Lidi Jadi Modern, Begini Hasilnya

Motif ini sebenarnya bukan motif baru, namun Syaifullah memodifikasinya dengan memperbanyak motif hingga memenuhi seluruh kain.

Pengusaha Sasiranga Ini Modifikasi Motif Lidi Jadi Modern, Begini Hasilnya
Harian Metro Banjar Edisi Cetak Jumat (22/9/2017) Halaman 1 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pemilik Zahra Sasirangan Syaifullah terus berusaha padu padankan motif lama kain sasirangan untuk mendapatkan motif yang lebih modern dan segar.

Seperti yang dilakukannya dua bulan belakangan, ia mengutak atik motif lama menjadi motif yang yang terkesan segar yaitu modifikasi pada motif lidi.

Motif ini sebenarnya bukan motif baru, namun Syaifullah memodifikasinya dengan memperbanyak motif hingga memenuhi seluruh kain. Pada motif lidi tradisional, motif biasnya hanya terdapat pada sebagian atau separuh kain.

Ia juga mencoba mengkreasikan berbagai warna untuk motif ini, seperti hitam, merah dan kuning pada kain dasar putih. Hasilnya didapatkan motif seperti batik yang terlihat simpel namun tetap elegan yang ternyata medapat sambutan yang baik dari konsumen.

Baca Juga: Anak Desa Ini Berlari Tanpa Sepatu di Amerika, Tapi Wakili Indonesia di Ajang Dunia, Siapa Mereka?

Kain sasirangan bermotif lidi ini dibanderol dengan harga Rp 200.000 per potong kain dengan bahan dasar kain katun.

Syaifullah mengakui desain kain sasirangan terus membutuhkan inovasi baik dari segi motif maupun warna untuk tetap disukai pasar. Motif sasirangan yang sedang digemari biasanya bertahan tiga hingga empat bulan sebelum digantikan dengan tren motif atau warna terbaru.

“Kita coba terus mencari paduan paduan motif agar tetap fresh. Walaupun dasarnya dari motif lama tapi bisa diutak atik dan dikreasikan sendiri,” terangnya.

Zahra sasirangan memiliki cukup banyak pilihan bahan dasar kain dalam produknya. Mulai dari bahan kaus, katun, atbm, serat nanas, hingga sutera."Kita jual perpotong kain sasirangan selebar 2 meter mulai harga Rp 65.000 hingga Rp 200.000an tergantung kerumitan motif, bahan dasar kain, dan banyaknya macam warna yang digunakan," kata Syaifullah.

Di rumahnya di Jalan Sungai Jingah Nomor 35 RT 6 Banjarmasin yang sekaligus menjadi galeri penjualan kain sasirangan produksinya, pengunjung dapat langsung memilih produk yang sudah tersusun rapi di rak-rak di galeri. Namun banyak juga pengunjung yang datang untuk memesan kain sasirangan dengan desain dan motif yang diinginkan. (acm)

Baca Lebih Lengkap di Harian Metro Banjar Edisi Cetak Jumat (22/9/2017)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved