Berita Regional

Terungkap, Alasan Ibu yang Bawa Jenazah Bayi Tolak Ambulans RSUD dan Pilih Naik Angkot

Kasus meninggalnya seorang pasien anak karena pelayanan rumah sakit kembali terjadi. Kali ini di RSUD Abdoel Moeloek Lampung.

Terungkap, Alasan Ibu yang Bawa Jenazah Bayi Tolak Ambulans RSUD dan Pilih Naik Angkot
Instagram
Seorang ibu menggendong jenazah bayi di dalam angkot sambil menangis menjadi viral di media sosial.(screenshot Instagram) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Kasus meninggalnya seorang pasien anak karena pelayanan rumah sakit kembali terjadi. Kali ini di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdoel Moeloek Lampung.

Seorang ibu asal Lampung Utara pulang menggendong jenazah bayinya di angkutan umum karena tak mendapat pelayanan mobil ambulans dari pihak RSUD Abdoel Moeloek Lampung.

Sang ibu yang belakangan diketahui bernama Delvasari menceritakan, anaknya meninggal setelah menjalani operasi di RSUD Abdoel Moeloek Lampung menggunakan BPJS. Namun ketika dia meminta jenazah dibawa dengan ambulans, pihak rumah sakit tak bersedia.

Sebelumnya, kasus bayi Debora yang meninggal dunia sempat membuat heboh lantaran pihak rumah sakit Mitra Keluarga Kalideres telat mendapat perawatan karena terkendala masalah uang muka atau down payment (DP).

Baca Juga: Anak Desa Ini Berlari Tanpa Sepatu di Amerika, Tapi Wakili Indonesia di Ajang Dunia, Siapa Mereka?

Wakil Ketua Komisi IX DPR, Saleh Partaonan Daulay meminta pihak rumah sakit memberikan kelonggaran soal administrasi dan birokrasi kepada pasien gawat darurat.

“Aturannya perlu dipertegas. Jika ada kasus seperti ini, mestinya diberi kelonggaran. Mestinya begitu (pasien gawat darurat diberi kelonggaran). Aturan itu yang harus diseragamkan oleh pemerintah,” tandas Saleh, kemarin.

Kementerian kesehatan, lanjut Saleh diminta untuk menelusuri masalah yang terjadi di Lampung. Perlu dibuat aturan yang lebih baik terkait kasus-kasus serupa.

Salah Paham

Terpisah, Pad Dilangga, Direktur Pelayanan Rumah Sakit Abdul Moelok, mengungkapkan, peristiwa meninggalnya pasien bayi yang kemudian dibawa menggunakan angkutan umum karena masalah kesalahpahaman.

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved