Internasional
Hebat, Mahasiswi Ini Rawat Ayah Sakit Stroke Sampai Membawanya ke Kampus, Begini Kisah Harunya
Jika banyak remaja senang jauh dari orangtua ketika memasuki bangku kuliah,tapi mahasiswi ini justru sebaliknya, membawa sang ayah ke kampus
Penulis: Restudia | Editor: Syaiful Akhyar
BANJARMASINPOST.CO.ID - Jika banyak remaja senang jauh dari orangtua ketika memasuki bangku kuliah tak berlaku bagi remaja ini.
Remaja ini malah senang bisa terus bersama dengan ayahnya yang kini kondisinya tak sehat lagi.
Ia membawa ayahnya kemanapun ia pergi, termasuk ketika berada di kampus, tempatnya belajar.
Ayahnya memang hanya satu-satunya yang ia miliki, usai kepergian ibunya, ketika berusia 9 tahun.
Enam tahun kemudian, ketika ia berusia 15 tahun, ayahnya menderita stroke.
Membuatnya tak bisa bergerak. Penyakit yang diderita ayahnya sudah memasuki tahun ke lima.
Chen Chunlin tetap setia mengurus dan menemani ayahnya seorang diri.
Meski begitu, Chen tetap bersemangat untuk bisa tetap bisa melanjutkan pendidikannya.
Saat ini, Chen bahkan tercatat sebagai mahasiswi di Universitas Huazhong Normal, di Wuhan, China.
Menariknya melihat situasi Chen, pihak kampus membantunya untuk bisa mengurus ayahnya.
Chen yang tinggal di asrama kampus, mendapatkan satu kamar lagi untuk ayahnya.
Ayah Chen berharap anaknya bisa segera lulus dan menjadi seorang guru.
Agar bisa membalas semua jasa teman-temannya dan banyak orang yang membantu mereka.
Kisah Chen ini sama dengan kisah seorang siswa di Provinsi Henan yang membawa ayahnya yang lumpuh ke kampus.
"Ayahku yang mengurusku. Sekarang dia sakit, aku tak bisa meninggalkannya," ucapnya.
Kisah Chen ini juga banyak membuat haru banyak orang, seperti dilansir shanghaiist.
Flying Dutchman, "Syukurlah masih ada orang baik di China".
Old China Hand, "Ini sangat hebat, dia benar-benar orang baik. Tapi aku berpikir, apa yang dilakukan pemerintah".
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/ayahku_20170926_203107.jpg)