Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Pengusaha dan Perbankan Diharapkan Bisa Memanfaatkan Kebijakan BI Turunkan Suku Bunga

Pemerintah daerah termasuk kalangan perbankan dan pengusaha pin diharapkan bisa memanfaatkan momentum dari kebijakan ekonomi makro BI ini.

Penulis: Anjar Wulandari | Editor: Elpianur Achmad
banjarmasinpost.co.id/kompas.com
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dua kali Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia telah menurunkan suku bunga kebijakan atau BI 7-day reverse repo rate. Penurunan pertama pada 23 Agustus dari 4,75% menjadi 4,5%. Lalu pada 22 September turun lagi 25 basis point menjadi 4,25%.

Dengan adanya penurunan ini diharapkan mampu memberikan efek positif terhadap pertumbuhan perekonomian daerah. Ditambah adanya bauran kebijakan ekonomi makro lainnya seperti kebijakan LTV.

Pemerintah daerah termasuk kalangan perbankan dan pengusaha pun diharapkan bisa memanfaatkan momentum dari kebijakan ekonomi makro BI ini.

Untuk mengupas peluang apa saja yang bisa didapatkan dari momentum ini, Kanwil BI Provinsi Kalsel menggelar Seminar Ekonomi dan Bisnis bertema memanfaatkan momentum penurunan suku bunga kebijakan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan. Acara digelar di aula BI Kalsel, Rabu (27/9).

Hadir sebagai narasumber Ekonom yang juga Komisaris Utama PT Telkom Hendri Saparini, Asisten Direktur Divisi Review dan Rekomendasi Kebijakan Dian Prima Susiandri, Wapimwil BRI Banjarmasin Putu Gede Ekajaya, Kepala Tim Advisory Ekonomi dan Keuangan BI Kalsel Muhammad Shiroth dan Wakil Ketua APINDO Kalsel Salim Facri.

Kepala Kanwil BI Kalsel Harymurthy Gunawan dalam sambutannya mengatakan dengan adanya pelonggaran kebijakan moneter ini menjadi momentum yang baik untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian Kalsel. Diharapkan kebijakan perekonomian di daerah pun bisa sinergi sehingga mampu mendorong pertumbuhan secara cepat dan efektif. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved