Berita Banjarmasin
Pembekalan Calon Peserta PMMD 2017, Ini yang Diharapkan Setelah Para Pemuda Pelopor Kembali ke Desa
PMMD merupakan salah satu program prioritas nasional dalam rangka mendukung revolusi mental di kalangan pemuda.
Penulis: Rendy Nicko | Editor: Elpianur Achmad
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melalui Deputi Bidang Pengembangan Pemuda menyelenggarakan Pembekalan Calon Peserta Pemuda Mandiri Membangun Desa (PMMD) 2017 untuk Provinsi Kalimantan Selatan di Ballroom Hotel G'Sign Banjarmasin, Selasa (3/10).
Acara yang berlangsung selama 4 hari dari Selasa sampai Jumat (6/10) ini diikuti sebanyak 74 peserta dari Kabupaten Banjar, Hulu Sungai Tengah, dan Kotabaru.
Asisten Deputi Bidang Kepemimpinan dan Kepeloporan Pemuda, Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Ibnu Hasan mengatakan PMMD merupakan salah satu program prioritas nasional dalam rangka mendukung revolusi mental di kalangan pemuda.
"Seluruh peserta se-Indonesia sebanyak 1.500 orang. Mereka ini adalah pemuda-pemuda terpilih. Diharapkan mereka mampu mengangkat potensi desa agar berkarakter, berdaya saing dan bermanfaat," kata dia.
Baca juga: Lulusan SLTA Dominasi Angka Pengangguran di Kalsel, Ini Langkah Disnakertrans Mengatasinya
Pembekalan ini diharapkan dapat menjadi motivator dan inspirator di Desa dengan tujuan dari program PMMD, yaitu terwujudnya pemuda mandiri yang dapat menjadi penggerak dan pelopor bagi berjalannya roda kehidupan masyarakat di lingkungannya, baik dari segi giat olahraga, sosial, maupun kebudayaan.
Peserta pembekalan dan kemudian akan ditempatkan di daerahnya masing-masing untuk melaksanakan pendampingan kepada masyarakat selama tiga bulan pada 2017 ini.
"Dengan digulirkannya program ini diharapkan akan muncul pemuda/pemudi dari daerah yang dapat terfasilitasi untuk menjalankan program yang bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya," terang Ibnu.
Dia juga berharap setelah program ini selesai, masyarakat desa melalui pemuda-pemuda desa bisa lebih mandiri dan melanjutkan kegiatan-kegiatan yang sudah ada. "Setelah program ini selesai, diharapkan para pemuda tetap melanjutkan pembangunan desanya masing-masing," tukasnya.
Dani salah satu peserta dari Kotabaru menyatakan kesiapannya mengikuti program ini. Ia sudah memiliki rencana untuk membuat kegiatan olahraga di desa tempat ia ditugaskan. "Rencananya mau bikin event olahraga takraw antardesa. Di Kotabaru olahraga takraw cukup populer," jelasnya.
Program PMMD untuk tahun pertama ini dilaksanakan di sepuluh provinsi di Indonesia, yaitu Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Sulawesi Utara, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur dengan melibatkan 1.500 pemuda/pemudi yang akan mengabdi di desa selama 3 bulan dari Oktober hingga Desember 2017. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/seluruh-peserta-pembekalan-calon-peserta-pemuda-mandiri-membangun-desa-pmmd_20171003_203455.jpg)