Berita Hulu Sungai Selatan

NEWSVIDEO: Polres HSS Ungkap 12 Kasus Narkoba dan Obat Daftar G Selama Operasi Antik 2017

Polres Hulu Sungai Selatan (HSS) berhasil mengungkap 12 kasus selama operasi antik intan 2017 dari 18 September hingga 1 Oktober.

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Polres Hulu Sungai Selatan (HSS) berhasil mengungkap 12 kasus selama operasi antik intan 2017 dari 18 September hingga 1 Oktober.

Kasus yang berhasil diungkap perkara narkotika jenis sabu ada tiga kasus dan perkara obat ada sembilan kasus dengan total 13 tersangka.

Kapolres HSS AKBP Rahmat Budi Handoko SIK mengatakan jumlah barang bukti sabu sebanyak 1,31 gram, obat daftar G ada sebanyak 10.969 butir dan uang tunai Rp 5.817.000.

Baca juga: Heboh Keluhan Harga di Media Sosial, Pihak Lontong Orari Langsung Minta Maaf

"Para tersangka ada 13 orang diamankan selama operasi antik intan 2017," katanya saat press release, Rabu (4/10/2017).

Tersangka yang diamankan Jumadi (45) Desa Bakarung Kecamatan Angkinang, Robby Ariska Saputra (25) warga desa Kandangan.

Jumberan (50) warga Desa Sungai Garuda Kecamatan Daha Utara, Ashadi Susanto (34) Warga Desa Angkinang, Muhri (56) warga Desa Sei Kupang.

Abdil Nasir (32) warga Desa Keliring Kecamatan Padang Batung, Rubi (26) warga Desa Awang Kecamatan Batang Alai Utara, Zainal Arifin Warga Desa Sungai Kupang, Kandangan, As'ari (53) Warga Desa Tambangan Daha Selatan.

Asrul (29) warga Desa Tabihi Kecamatan Padang Batung, Rahmadi (30) warga Desa Tumbukan Banyu, Daha Selatan. M Hatta (20) warga Desa Bayanan, Daha Selatan dan Rudi Salam (30) Desa Karang Paci, Kecamatan Kelumpang.

Baca juga: Lagi Polisi Berbuat Nakal! Dapat Pemandu Lagu Nggak Cantik, Polisi Ini Main Dor Cewek

Para pelaku yang berhasil diamankan itu, hanya bisa tertunduk malu. Mengenakan baju tahanan, mereka berdiri berjajar. Barang bukti dari kegiatan yang mereka lakukan disusun di atas meja.

Rubi (26) warga Desa Awang Kecamatan Batang Alai Utara, Hulu Sungai Tengah (HST) merupakan tersangka yang paling banyak memilki barang buktinya.

Dia diamankan saat melintas di Desa Durian Rabung Kecamatan Padang Batung, HSS, Jumat, (22/9/2017) pukul 16.00 Wita lalu.

Barang buktinya ada satu karung putih yang diletakkan ditengah-tengah kendaraan. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan dan ditemukan ribuan carnophen dengan total 7500 butir carnophen tanpa izin edar.

Selain ribuan butir carnophen juga ditemukan uang tunai Rp 1.700.000 dan satu ponsel yang digunakan sebagai alat transfortasi.

"Keuntugan perbox 35 ribu. Obat dibawa dari HST dan rencananya mau dipasarkan ke Padang Batung," kata Rubi malu-malu Rabu, (4/10/2017).

Dari pengakuannya saat press realise, Rubi baru berjualan selama dua bulan terakhir. Namun, sial baginya saat akan mengedarkan obat itu ke wilayah Padang Batung.

Penulis: Aprianto
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved