Berita HST

Anak Panti Asuhan Diajak Nonton Video Bahaya Narkoba, Ini Tujuannya

Kali ini, sasarannya adalah anak-anak yang tinggal dip anti asuhan Ibnul Amin, Desa Pamangkih, Kecamatan Labuanamas Utara, Hulu Sungai Tengah.

Anak Panti Asuhan Diajak Nonton Video Bahaya Narkoba, Ini Tujuannya
banjarmasinpost.co.id/hanani
Sosialisasi bahaya narkoba di Panti Asuhan Ibnul Amin Pamangkih, Kecamatan Labuanamas Utara, HST, oleh Poles HST. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI- Peredaran narkoba dan obat terlarangm terus mengancam generasi muda. Menghadapi gempuran ancaman narkoba tersebut, sosialisasi bahayanya pun terus dilakukan pihak kepolisian. Jumat, (6/10/2017) Satuan Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polres Hulu Sungai Tengah pun melaksanakan kegiatan penyuluhan.

Kali ini, sasarannya adalah anak-anak yang tinggal dip anti asuhan Ibnul Amin, Desa Pamangkih, Kecamatan Labuanamas Utara, Hulu Sungai Tengah.

Penyuluhan dilakukan melalui tayangan visual, video tentang bahaya narkoba, dampaknya jika menyalahgunakan, baik terhadap kesehatan, hingga terhadap kehidupan sosial masyarakat, serta masa depan pelakunya.

Penyuluhan melalui video itupun cukup menarik perhatian anak panti. Mereka terlihat serius menyimakbahaya narkoba, yang digambarkan secara visual tersebut.

Baca juga: Heboh di Kalteng! Ternyata Anak Wagub Kalteng Terlibat Penipuan Arisan Online

Apalalagi, juga dikenalkan jenis-jenis narkotika dan obat terlarang, yang selama ini disalahgunakan, hingga menghantarkan pelaku yang menyalahgunakannya ke penjara, dan tak bisa mengukir prestasi karena menjadi budak zat adiktif tersebut.   

“Oleh karena itu, melakukan pencegahan sejak dini lebih baik,”kata Kasat Binmas POlres HST Iptu Ady S, yang datang bersama Kanit Bin Kamsa, Kanit Bin Tibmas dan Kaur Mintu.

Pada kesempatan tersebut Kasat Binmas memberikan juga bantuan berupa sarung kepada 30 anak  panti. Dijelaskan, penyuluhan di Panti asuhan, bertujuan agar anak  memahami dan mengerti bahaya  penyalahgunaan narkotika dan obat – obatan terlarang, serta menjauhi narkoba dan perbuatan yang melanggar hukum.

Pemimpin panti asuhan Ibul Amin, diwakili pengasuh, Jumberi mengatakan, kegiatan tersebut sangat bermanfaat, dan membantu pihaknya mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan panti asuhan setelah mengenal berbagai jenis narkotika dan obat terlarang.

Baca juga: ‘Ratu’ Kucing Asal Amuntai Ini Piaraannya 500 Ekor, Profesinya Hanya Penjual Es Blender

Sebelumnya, Kasat Binmas Iptu Ady S menyatakan, penyalahgunaan narkoba dan obat terlarang tidak mengenal usia, status dan wilayah.

“Sosialisasi atas bahaya harus terus dilakukan  baik terhadap generasi muda, hingga semua lapisan masyarakat. Diharapkan hal itu juga tak terjadi di lingkungan panti asuhan,” kata Ady.(*) 

(banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved