Berita Banjarbaru

Ketua RT Keluhkan Kondisi Drainase Semrawut, Pengembang Disorot Buatkan Drainase Asal-asalan

Sebagian pengembang perumahan membangun saluran drainase asal-asalan. Tidak terkoneksi dengan drainase yang ada.

Ketua RT Keluhkan Kondisi Drainase Semrawut, Pengembang Disorot Buatkan Drainase Asal-asalan
Net
Ilustrasi

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU -Tak teraturnya drainase di RT7 RW5 Komplek Buana Permai, Guntung Paikat, sempat dikeluhkan ketua RT setempat, Asliansyah.

Dia membeberkan selain kawasan Kompleks Buana Permai yang rendah juga sistem drainase yang tak terintegrasi membuat lingkungan kompleks sering terendam banjir saat musim penghujan.

"Saluran drainasenya tidak masuk ke drainase yang ada" sorot Asliansyah.

Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Kota Banjarbaru, Muriani, juga menyorot sebagian pengembang membangun saluran drainase asal-asalan. Biasanya drainase yang dibuat pengembang tidak terkoneksi dengan drainase yang sudah ada.

"Tidak terkoneksi dengan pembuangan akhir," ujarnya.

Akibatnya, ungkap Muri, banyak keluhan warga bermunculan terkait masalah drainase karena curahan air dari perumahan pengembang tak masuk ke saluran drainase yang ada. Kondisi yang terjadi curahan air malah meluber ke lingkungan pemukiman sekitarnya.

“Drainase jadinya carut marut karena pengembang perumahan tidak membuat drainase yang terkoneksi dengan saluran drainase yang sudah ada. Ini sangat menyulitkan untuk menatanya," ujarnya.

Salah satu contohnya, perumahan Kompleks Buana Permai di Kelurahan Sungai Besar yang sistem drainasenya tak terkoneksi.

"Makanya ada kompleks yang jadinya terendam pas hujan, karena dari perumahan baru tidak konek drainasenya," ujarnya. (*)

Penulis: Milna Sari
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved