Berita Banjarmasin
Yuni Bangga, Ketrampilan Menari Mengantarnya Melanglang Buana dan Menambah Uang Saku
Sejak mulai mengenal tari, Yuni Kartika tak menyangka hobi menarinya akan membuahkan hasil. Terlebih saat duduk di bangku kuliah.
Penulis: Milna Sari | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Sejak mulai mengenal tari, Yuni Kartika tak menyangka hobi menarinya akan membuahkan hasil. Terlebih saat duduk di bangku kuliah.
Gadis yang juga mahasiswi program studi Sendratasik FKIP ULM ini sering diundang untuk menjadi penari di beberapa acara untuk menari.
Biasanya setiap acara penyambutan, kawinan, hingga peresmian selalu dimulai dengan tarian. Hal inilah yang menjadi wadah bagi Yuni untuk menambah penghasilan.
Baca juga: Pesta LGBT Digerebek di Tempat Sauna, Masuk Bayar Rp 165 Ribu Dapat Pelumas dan Kontrasepsi
"Syukurnya kesadaran masyarakat kita yang selalu menghadirkan tari tradisional di berbagai acara masih ada, sehingga para penari di Kalsel termasuk saya tak pernah sepi job," jelasnya, Minggu (08/10).
Gadis kelahiran Birayang, 22 April 1996 ini mengatakan dirinya juga memiliki hobi lain yaitu bernyanyi, namun keberuntungannya di dunia tarik suara masih tidak sebagus di dunia tari.
Dalam sebulannya tambah Yuni dirinya bisa mendapatkan panggilan tampil hingga delapan kali. Terlebih di saat akhir pekan. "Lumayan juga buat tambahan biaya kuliah," ujar warga Banjarmasin ini.
Dirinya bahkan sudah melanglang buana ke beberapa kota dan negara dengan tari. Mulai dari Batam, Samarinda, Malaysia, hingga Brunei Darussalam. Pengalaman ini ungkap Yuni sulit didapatkan jika tak ada bakat menari didirinya.
Baca juga: Sebelum Terjaring OTT, Politisi Golkar dan Ketua Pengadilan Pakai Sandi Unik Ini untuk Bertemu
Namun sayang kini banyak generasi muda Banua ungkap Galuh Banjar Kota Banjarmasin 2016 yang lebih memilih dance atau tarian modern sebagai hobi dibanding tarian tradisional. Termasuk setelah ramainya KPOP dan Hip-hop beberapa waktu lalu.
"Setidaknya kalau malas tarian tradisional penuh, bisa tari kreasi tapi tanpa meninggalkan keaslian budayanya," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/yuni-kartika_20171008_130205.jpg)