Heboh Kuyang, Ini Hantu-hantu Penghisap Darah Lain yang Tak Kalah Ngeri di Indonesia
Belum ada yang bisa memastikan kebenaran kuyang tersebut, namun cerita ini menyebar luas di masyarakat.
Penulis: Rahmadhani | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID - Warga Satui Tanah Bumbu tengah heboh dengan kehadiran sosok gaib kuyang.
Belum ada yang bisa memastikan kebenaran kuyang tersebut, namun cerita ini menyebar luas di masyarakat.
Kuyang memang sudah jadi bagian dari kisah misteri hampir sebagian wilayah di Indonesia.
Beberapa kali kemunculan kuyang sempat menghebohkan warga Kalimantan.
Baca: Heboh Kuyang, Hal Ini yang Mengundang Kuyang dan Cara Menangkalnya
Dilansir dari berbagai macam sumber, Kuyang merupakan siluman berwujud kepala manusia dengan isi tubuh yang menempel tanpa kulit dan anggota badan yang dapat terbang untuk mencari darah bayi atau darah wanita yang habis melahirkan.
Makhluk ini dikenal masyarakat di Kalimantan.
Kuyang sebenarnya adalah manusia (wanita) yang menuntut ajaran ilmu hitam untuk mencapai kehidupan abadi.
Kuyang tersohor kerap menghisap darah perempuan yang baru melahirkan.
Baca: Kuyang yang Bikin Geger Satui Ternyata Pernah Muncul Tahun Lalu, Ini Cerita Ngerinya
Di sejumlah wilayah di Indonesia sebenarnya dikenal pula mahluk halus yang mempunyai ciri seperti kuyang.
Tapi beda daerah, beda pula namanya. Berikut diantaranya.
1. Leak
Leak yang selalu diidentikkan dengan makhluk kepala berwajah seram dan gigi bertaring serta berbalut kain kotak-kotak hitam putih ternyata bukan sekadar cerita rakyat Bali semata.
Leak lebih dipahami sebagai sebuah ilmu magis yang terbagi dua, leak yang beraliran ilmu hitam dan leak yang beraliran ilmu putih.

Tujuan leak sebenarnya adalah untuk pertahanan, karena itu Leak di Bali ada laki-laki dan ada pula perempuan.
Masing-Masing mereka yang berilmu leak memiliki tingkatan-tingkatan yang berbeda.
Di antaranya, dalam leak beraliran ilmu hitam ada tingkatan yang di sebut Calon Arang.
Tandingannya adalah tingkat Mpu Baradah dalam aliran leak putih.
Tingkat tertinggi ilmu di leak aliran putih adalah tingkat Garuda Emas.
2. Hantu Palasiak atau Palasik
Bagi orang Minang, kepercayaan pada Hantu Palasiak atau Palasik sama dengan kepercayaan Leak bagi masyarakat Bali, atau Kuyang bagi orang Kalimantan.
Hantu Palasiak ini memang sudah lama tumbuh dan berkembang di tengah-tengah masyarakat Minang, terutama yang tinggal di pelosok Desa Sumatera Barat.

Ilmu hitam Palasik merupakan warisan turun temurun masyarakat Minang yang ada sejak zaman dahulu kala.
Konon, mereka yang menganut ilmu ini biasanya akan membentuk komunitas tersendiri dalam masyarakat.
Mereka dulu sangat dikucilkan oleh warga di sekitarnya.
Baca: Hii Ngeri! Kuyang Berkeliaran di Satui, Netizen Heboh, Camat Malah Mengatakan Ini
Konon, di zaman dahulu kala mereka hanya bisa menikah dengan sesama keturunan Palasiak.
Tapi, di zaman sekarang ini, masyarakat sudah bisa menerima keberadaan mereka.
Di samping itu, keberadaan mereka juga sulit untuk dikenali.
Meskipun seseorang mewarisi darah keturunan Palasik dari leluhur, namun bukan berarti secara otomatis mereka akan menjadi Hantu Palasiak.
Ada ritual yang harus dilaksanakan untuk bisa menguasai ilmu hitam yang satu ini, sehingga tidak setiap turunan Palasik menjadi Palasik seperti leluhurnya.
3. Hantu Poppo dan Parakang
Di tanah Sulawesi legenda Poppo dan Parakang, yaitu ramuan sihir yang dapat mengubah bentuk leak menjadi seekor harimau, kera, babi atau menjadi seperti Rangda.
Bila perlu ia juga dapat mengambil organ dari orang hidup.
Demikian pula, di daerah Sulawesi Selatan ini ada yang dikenal dengan istilah manusia jadi-jadian pemakan rektum atau Poppo, yaitu manusia yang bisa terbang yang hanya disertai isi dalam perutnya saja.

Tentang parakang, selain suka mengisap rektum orang sakit ada beberapa hal menarik lainnya.
Jika wajah parakang sekarat kesakitan, ia akan mengulangi kata Lemba (Pindah) sampai ada seorang dari keluarganya yang mengatakan ya.
Baca: Hantu Kuyang Kembali Jadi Bahasan, Ternyata Heboh Karena Ini
Setelah itu, orang tersebut mengatakan ya, maka ia akan menjadi parakang berikutnya.
Jika Anda menemukan parakang, misalnya dengan bentuk pohon pisang, orang dianjurkan untuk memukulnya sekali atau tiga kali saja.
Jika satu pukulan akan membunuhnya dan dipercaya tiga kali akan membuatnya cacat.
Poppo dan Parakang dalam kepercayaan orang Bugis adalah semacam hukuman yang dijatuhkan karena kesalahan atau pelanggaran sehubungan dengan nenek moyangnya telah belajar sihir hitam di masa lalu.
4. Banaspati
Banaspati adalah sosok hantu yang paling bahaya dan ditakuti oleh kalangan masyarakat jawa.
Karena selain penampakannya secara tiba-tiba konon jenis makhluk halus ini juga mampu melukai manusia.

Dari sekian banyak cerita dan kisah misteri yang pernah dialami oleh masyarakat di Jawa khususnya di daerah Yogyakarta terdapat persamaan dan kemiripan tentang wujud hantu api yang diceritakan.
Setidaknya terdapat 2 wujud yang kerap disebut dengan hantu banaspati.
Sosok banaspati ini merupakan sosok hantu dengan wujud bola api, pada awal penampakannya memang terlihat tidak menakutkan karena hanya sebesar kepalan tangan manusia.
Namun jika kita tidak segera menghindar dari jenis makhluk gaib ini konon dirinya perlahan akan membesar layaknya kobaran api.
Hantu yang juga kerap disebut sebagai makhluk jadi-jadian ini juga dikabarkan mampu melayang di udara serta berpindah antara satu pohon ke pohon yang lain.
Tempat favorit yang menjadi persinggahan jenis hantu ini sangat beragam mulai dari rumpun bambu, pohon kelapa, hingga pemakaman umum.
Sosok lain yang juga tak kalah sering diceritakan oleh masyarakat Yogyakarta yakni mengenai penampakan banaspati dengan wujud manusia api.
Seluruh tubuh mulai dari ujung kaki hingga kepala konon menyala dan memancarkan cahaya layaknya kobaran api ketika kita membakar api unggun.
Keganjilan tidak hanya terletak dari unsur yang mewujudkan hantu tersebut, namun juga tingkah laku yang ia miliki. Konon banaspati dengan wujud manusia api ini berjalan menggunakan kedua tangannya sementara kakinya berada di atas.
Bisa kita bayangkan betapa mengerikan penampakan jenis makhluk gaib yang berbeda dengan hantu glundung pringis yang menyeramkan. Terlebih beberapa kalangan masyarakat juga memiliki keyakinan bahwa hantu ini mampu melukai manusia dengan menjulurkan lidah apinya sehingga dapat mengakibatkan luka bakar pada manusia.
Sebagian lagi percaya bahwa hantu ini menampakan diri dan mengejar manusia sebagai mangsanya dengan cara menghisap darahnya, hal ini sangat berbeda dengan cerita misteri hantu pocong mengikuti tukang gali kubur. Benar atau tidaknya cerita misteri tersebut tentunya tidak dapat kita pastikan.
Pada era 80-an sosok makhluk halus ini kerap sekali menampakkan diri dan mengganggu manusia yang sekiranya melewati atau sedang berada diwilayah dimana banaspati tersebut berada. (*)
(banjarmasinpost.co.id/amirul mukminin)
Mengenai asal usul dan sejarah hantu banaspati tentunya hanya Yang Maha Gaib yang mengetahuinya dengan pasti, karena Dialah Yang Menciptakannya.
(banjarmasinpost.co.id/rahmadhani)