Berita Tanahlaut

Usai UTS, Empat Siswa SMPN 3 Kintap Kesurupan, Disebut karena Makhluk Gaib

para guru di SMPN 3 Kintap berdatangan dan menunggu orangtua siswa mengevakuasi korban yang kesurupan.

Usai UTS, Empat Siswa SMPN 3 Kintap Kesurupan, Disebut karena Makhluk Gaib
Istimewa
Siswa SMPN 3 Kintap berdatangan ke satu rumah warga yang menenangkan empat temannya yang menjadi korban kesurupan saat pulang dari sekolah, Sabtu (14/10/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Sabtu (14/10/2017), sekitar pukul 12.30 Wita, warga RT 10 Desa Muara Kintap, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanahlaut, digegerkan suara teriakan gerombolan pelajar putri berpakaian pramuka.

Ternyata, mereka merupakan siswa SMPN 3 Kintap yang sedang mencoba menenangkan temannya yang diduga mengalami halusinasi alias kesurupan.

Informasi dihimpun, sebelumnya usai melaksanakan ujian tengah semester (UTS) di sekolahnya. Siswa yang mendadak mengalami kesurupan sekitar empat orang. Mereka berteriak dan melepaskan jilbab. Itu membuat warga sekitar geger.

Baca: LIVE STREAMING Liverpool Vs Manchester United, 11 Insiden Tak Terlupakan di Pertemuan Kedua Tim

Alimuddin, warga Desa Muara Kintap menduga siswa yang mengalami kesurupan mendadak itu mengalami halusinasi sehingga membuat rekannya takut.

"Saya mendengar ini kejadian kali kedua. Sebelumnya satu siswa juga kesurupan di sekolah itu pada Jumat. Rupanya hari ini, empat siswa ini tertular. Korban kesurupan sudah ditenangkan," katanya.

Beruntung tidak jauh dari lokasi kesurupan itu, para guru di SMPN 3 Kintap berdatangan dan menunggu orangtua siswa mengevakuasi korban yang kesurupan.

Baca: Live Streaming Arema FC Vs PS TNI, Misi Pembuktian Singo Edan Masih Bertaring

"Sebagian anak di sini dan sebagian lagi anak orang seberang pulau ini. Memang kerap terjadi kesurupan karena di sekitar Tanjung Muara itu ada makhluk gaib. Konon banyak cerita aneh di sekitar muara arah ke laut," ujar Alimuddin yang akrab disapa Aco ini.

Guru Geografi SMPN 3 Kintap, Susan Sumindari menjelaskan peristiwa kesurupan massal yang dialami siswanya merupakan hal biasa di tempatnya mengajar.

Itu karena diyakini letak sekolah itu masih berada di hutan belantara dan jauh dari permukiman penduduk sehingga sangat mungkin keberadaan makhluk gaib masih menghuni.

"Saya guru senior sejak diangkat sebagai PNS bertugas di sekolah tersebut. Sebetulnya obatnya hanya disiram air bacaan di muka siswa yang kesurupan langsung sadar. Cuma hari ini tadi saya tidak berada di sekolah," katanya.

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved