Berita Banjarbaru

Kepala BP3TKI Banjarbaru: Mayoritas TKI Kalsel Terseret Kasus Pencurian, Begini Modus yang Digunakan

Hingga kini total ada 271 TKI resmi yang ada di Saudi Arabia. Mayoritas sebagai cleaning service, sektor klinik dan rumah sakit.

banjarmasinpost.co.id/aya sugianto
Tiga TKI Asal Kalsel tiba di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Sabtu (14/10/2017) malam. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Meski dua TKI bermasalah sudah dipulangkan ke daerah asalnya yaitu Tapin dan Kabupaten Banjar, masih ada ratusan TKI ilegal yang overstay setelah melaksanakan umrah.

Menurut Kepala Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Banjarbaru, Amanullah setiap hari selalu ada jadwal keberangkatan dari Bandara Syamsudin Noor ke Jakarta dan dari Jakarta menuju Makkah. Namun pihaknya tak bisa melarang keberangkatan mereka karena memiliki visa dan paspor untuk umrah.

"Bisa saja ada diantara mereka yang ketika di sana atau dari rumah sudah berniat untuk overstay dan bekerja di sana, ya mana kita tahu," jelasnya, Minggu (15/10).

Akibat menjadi TKI nonprosedural membuat mereka yang bekerja di Saudi Arabia sangat minim perlindungan. TKI ilegal tak memiliki dokumen perlindungan dan dokumen resmi lain. Sementara jika melalui prosedur resmi TKI akan dibekali pembekalan sebelum keberangkatan untuk bekerja di luar negeri.

Baca: Ngeri Tarung Gladiator Anak SMP, Belum Berhenti Sebelum KO

Hingga kini total ada 271 TKI resmi yang ada di Saudi Arabia. Mayoritas sebagai cleaning service, sektor klinik dan rumah sakit. Sisanya hanya sebagian kecil yang masih bekerja sektor domestik atau sebagai pembantu di rumah tangga.

"Yang masih di sektor domestik mereka yang melakukan perpanjangan kontrak dengan majikan, kalau yang baru dari awal tidak ada," jelasnya.

Saat ini moratorium pengiriman tenaga kerja Indonesia ke Saudi Arabia tambahnya masih berlaku. Hanya saja pada sektor domestik, sektor manufakturing, oil and gas masih tetap terus dibuka.

Dikembalikannya dua TKI bermasalah ke daerah asalnya kemarin malam tambahnya merupakan TKI terakhir yang mengalami masalah besar dari Kalsel. Sisanya hanya masalah kecil-kecil yang masih bisa ditangani oleh perwakilan RI di Saudi Arabia.

Baca: Ya Ampun Sophia Latjuba Digigit Anjing, Malah Berucap Akan Mencintainya Sampai Mati

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved