Kriminalitas Banjarmasin

Ibu Muda Heboh! Kosmetik Abal-abal Dijual Via Online, Mengejutkan Fakta di Wajah Rika

“Saya beli Rp 250 ribu dapat lima kotak. Saya memakai karena ada postingan orang yang membuat saya kepincut"

Ibu Muda Heboh! Kosmetik Abal-abal Dijual Via Online, Mengejutkan Fakta di Wajah Rika
dokumen
BPost cetak edisi Selasa (17/10/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN- Milda Wati (32) warga Jalan Malkon Temon, Banjarmasin Utara, merasa sial. Ibu muda ini kehilangan sejumlah uang lantaran membeli kosmetik berupa bedak pemutih wajah. Parahnya lagi, setelah dia memakai bedak itu, kulitnya yang mulus malah mengelupas.

“Saya beli Rp 250 ribu dapat lima kotak. Saya memakai karena ada postingan orang yang membuat saya kepincut membeli secara online. Di situ banyak testimoni orang, jadinya saya percaya. Tapi setelah saya coba, kulit saya malah rusak,” sungut Milda, Senin (16/10).

Dia pun langsung memutuskan berhenti memakainya bedak tersebut.

“Tadinya saya mau komplain. Ternyata nomor telepon yang bisa dihubungi tidak bisa lagi dihubungi. Sialan!” tandas alumnus FISIP Universitas Lambung Mangkurat (ULM) itu kepada BPost.

Baca: Mau Naik Pangkat Jadi Komisaris Polisi? Jadi PSK Dulu, Kayak Kapolsek Rochana

Baca: Anies Pidato Sebut Pribumi Netizen Langsung Breaksi, Hujan Kritik! Simak Videonya

Kemajuan teknologi yang demikian pesat membuat sistem jual beli barang tak lagi konvesional yakni pembeli dan penjual harus bertemu. Digitalisasi dalam perdagangan membuat penjualan dengan sistem online demikian pesat. Semua orang bisa berdagang di dunia maya seperti melalui sosial media atau membuat portal atau blog sendiri. Tak sedikit yang bergabung dengan penyedia jasa e-commerce yang besar.

BPost cetak edisi Selasa (17/10/2017).
BPost cetak edisi Selasa (17/10/2017). (dokumen)

Namun, kebebasan jual beli lewat online tidak dibarengi pengawasan sehingga kualitas produk belum terjamin. Apalagi yang dijual pribadi-pribadi via media sosial. Di sinilah konsumen bisa dirugikan dan tidak bisa komplain.

Milda tidak sendiri. Rika juga mengaku sempat membeli obat-obatan yang ternyata palsu dan tanpa izin edar dari Balai Pengawasan obat dan Makanan (BPOM). Dia menyebut wajahnya rusak akibat menggunakan produk tersebut. Dia pun akhirnya menghentikan penggunaan pemutih yang dibelinya secara online. Kosmetika abal-abal itu menyisakan luka dan menjadikan kulit Rika rusak.

Dia masih ingat yang menjual via online sempat menawarkan di postingannya antara lain, pemutih badan, anti UV, handlotion dan masker wajah yang dibuat menggunakan ramuan sendiri. “Bahkan ada juga dijual ramu-ramuan dan obat kuat yang bisa menggairahkan seks stamina pria dan wanita,” ungkapnya.

Dia juga mengaku sempat melihat pemilik online shop menjual alat bantu seks secara terang-terangan. “Kenapa tidak jiijik ya, semakin liar dan terang-terangan,” imbuhnya.

Mau Baca berita BPost cetak? klik DI SINI

Mau Baca berita Metro Banjar cetak? klik DI SINI

Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved