Kriminalitas Banjarmasin

Kombes Rizal Minta Masyarakat Waspada Kosmetik Tanpa Izin Edar Dijual Online

Terbukti, petugas telah beberapa kali melakukan penyitaan terhadap ribuan pieces kosmetik tanpa izin edar di beberapa lokasi

Kombes Rizal Minta Masyarakat Waspada Kosmetik Tanpa Izin Edar Dijual Online
Istimewa
Dirkrimsus Kombes Rizal Irawan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Beredarnya kosmetik diduga tanpa izin edar yang diduga ada dijual secara online maupun langsung menjadi perhatian juga dari Subdit Industri Perdagangan (Indag) Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Kalimantan Selatan.

Terbukti, petugas telah beberapa kali melakukan penyitaan terhadap ribuan pieces kosmetik tanpa izin edar di beberapa lokasi baik di Banjarmasin,dan juga Kabupaten Tanahbumbu. Beberapa orang bahkan telah ditetapkan penyidik menjadi tersangka karena menjual kosmetik tanpa izin edar itu.

Baca: Hadirkan Dua Saksi, Penasihat Terdakwa Sebut Kasusnya Bukan Ranah Pidana

Direktur Kriminal Khusus Polda Kalsel Kombes Rizal Irawan mengungkapkan, terkait dengan kosmetik yang diduga tak memiliki izin edar dari Balai POM pihaknya telah beberapa kali mengamankan para penjual kosmetik tersebut.

"Beberapa penindakan telah kita lakukan baik secara manual langsung dan juga terhadap penjual kosmetik via online-," papar Rizal.

Baca: Perjualan Kosmetik Online Makin Meresahkan, Harus Ditindak Tegas!

Rizal pun mewanti-wanti masyarakat atau konsumen jangan membeli kosmetik yang kualitas barangnya tak bisa dipertanggung jawabkan karena tentunya banyak dampak yang bisa ditimbulkan.

Seperti kalau pembuatannya tanpa dengan izin yang seharusnya maka berpengaruh terhadap lingkungan dengan limbah yang dihasilkannya, kemudian jika kosmetik tanpa izin edar maka tentunya akan tak aman untuk digunakan konsumen.

Baca: Mengkhawatirkannya Kosmetik Abal-abal Via Online, Ini Kata Dirkrimsus Polda Kalsel

Konsumen sendiri nantinya tak tahu komplain kemana jika kosmetik yang digunakannya tak cocok karena mereka tak dilindungi dengan Undang-undang Konsumen karena produk tersebut bisa dikatakan ilegal karena tanpa izin edar dari pihak yang berwenang.

Mengenai penjualan kosmetik via online yang diduga kosmetiknya tak memiliki izin edar, Rizal menilai masih ada masyarakat kurang sadar sehingga mereka masih membelinya padahal efeknya dan produknya tak bisa dipertanggungjawabkan.

Rizal tak menampik kesulitan pihaknya melakukan penindakan terhadap penjualan kosmetik via online ini karena yang menjualnya juga biasanya juga beli via online sehingga pihaknya kesulitan mengembangkanna hingga ke pabriknya.

Namun pihaknya juga beberapa kali melakukan penindakan terhadap beberapa 'pembuat' kosmetik tanpa izin edar. Para pelaku penjual kosmetik tanpa izin edar ini mereka kenakan memperdagangkan sediaan farmasi yang tidak memiliki izin edar BPom sebagaimana dimaksud dalam pasal 197 UU RI No.36/2009 tentang Kesehatan dan atau pasal 62 ayat (1) jo Pasal 8 ayat (1) UU No.8/1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved