Berita Banjarbaru

Kisah Pemandu Pesawat Udara di Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin

Pesawat bergiliran tinggal landas dan mendarat di Bandar Udara Syamsudin Noor Banjarmasin di Banjarbaru.

Kisah Pemandu Pesawat Udara di Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin
BPost cetak 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Pesawat bergiliran tinggal landas dan mendarat di Bandar Udara Syamsudin Noor Banjarmasin di Banjarbaru.

Kapan mereka boleh terbang dan kapan boleh mendarat, tergantung Akhmad Nasukha dan rekan-rekan.

Menjadi garda terdepan depan AirNav Indonesia tak pernah terbayangkan oleh Nasukha.

Tak terbayangkan pula oleh supervisor Air Traffic Controller (ATC) di Bandara Syamsudin Noor tersebut harus bertanggung jawab atas keselamatan ratusan penumpang pesawat udara.

Itu karena Nasukha tak mengerti sekolah yang dia ambil.

“Saya tahunya hanya jurusan itu berdampingan dengan bandara, karena dulu ingin kuliah kedinasan yang biaya kuliahnya minim,” ungkapnya, Senin (16/10).

Kini, setiap hari, dia harus mengawasi lalu lintas pesawat dan helikopter di udara Kalimantan Selatan.

Dia juga harus memandu pesawat dan helikopter yang mendarat dan lepas landas dari Bandara Syamsudin Noor.

Ada sekitar 87 pesawat yang lepas landas dan mendarat di Bandara Syamsudin Noor dalam sehari.

Sementara pesawat yang melintas di udara Kalsel ada sekitar 33 buah.

Lengkapnya baca koran BANJARMASIN POST edisi hari ini

Baca juga berita menarik seputar hukum, kriminalitas, olahraga, seni budaya, selebritas di koran METRO BANJAR hari ini

Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved