Jangan Panik Saat Anak Demam
"Biasanya disebabkan infeksi ringan seperti infeksi virus yang ditandai oleh pilek dan atau batuk, atau diare tanpa darah," sebut Ayu.
Penulis: Khairil Rahim | Editor: BL Roynalendra N
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Bunda mana yang tidak sedih jika buah hati sedang sakit. Apalagi bayi yang imut dan ceria tiba tiba saja mengalami demam tanpa sebab yang jelas.
Jika Anda mengalami hal seperti itu tidak perlu panik. Sebagai orangtua, terutama sang ibu, harus bisa mendiagnosa secara manual penyebab derita sakit yang dialami sang anak. Tak perlu terburu-buru memberi obat-obatan kimia.
Hal seperti itu yang dilakukan Ayu Widyastuti, ibu muda yang memiliki bayi berumur sembilan bulan; Juna Abinaya Alexi. ia mengatakan adalah hal biasa ketika si buah hatinya mendadak demam.
"Yang seperti itu kan sakit biasa pada anak. Jadi tidak perlu panik. Dicek dulu demamnya, tinggi atau biasa saja," ucapnya, Sabtu (21/10/2017).
Ayu menuturkan biasanya anak mengalami demam ringan karena infeksi virus. Bayinya, mialnya, yang biasanya aktif dan ceria kadang menjadi lesu jika bermain di lantai lantaran badan sedang demam.
"Biasanya disebabkan karena infeksi ringan seperti infeksi virus. Itu biasanya ditandai oleh pilek dan atau batuk, atau diare tanpa darah," sebut ibu tiga anak ini.
Ciri khas infeksi virus demam biasanya panas meninggi pada satu atau dua hari pertama. Lalu pada hari ketiga hingga kelima panas akan turun. Kadang hari pada hari keempat dan kelima naik lagi, tapi tak setinggi hari pertama dan kedua.
Biasanya pada hari keenam dan ketujuh kondisi tubuh anak akan membaik. Dalam keadaan seperti ini tidak perlu antibiotika dan tidak perlu cek darah.
"Kalau anak demam, saya selalu minumi obat demam anak sesuai dosis. Obat selalu saya siapkan di rumah agar pengobatan bisa cepat dilakukan sehingga tak terlalu rewel," tandasnya.
Penanganan cepat lainnya, kata Ayu, ketika anaknya demam dirinya memilih tidak menggunakan pakaian tebal pada sang anak. Sebaliknya, ia memakaikan pakaian yang bisa menyerap cepat.
Selengkapnya simak di koran Banjarmasin Post edisi, Minggu (22/10/2017).
(khairil rahim)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/juna-9-bulan-bersama-kedua-kakaknya_20171021_200027.jpg)