MotoGP

Gagal Tempel Marc Marquez, Valentino Rossi Sebut Aksi Iannone Gila

Pertarungan Rossi dimulai dengan menempel rekan satu timnya, Maverick Vinales, beserta beberapa pebalap muda lain, seperti Johann Zarco

Gagal Tempel Marc Marquez, Valentino Rossi Sebut Aksi Iannone Gila
YAMAHA MOTOGP
Maverick Vinales (kiri) dan Valentino Rossi (kanan) saat berfoto bersama setelah kualifikasi MotoGP Aragon pada hari Sabtu (23/9/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sempat terseok di sesi latihan bebas dan kualifikasi, Valentino Rossi akhirnya bisa merasakan manisnya podium kedua MotoGP Australia di Sirkuit Phillip Island, Minggu (22/10/2017). Bahkan The Doctor merasa punya potensi bersaing lebih sengit dengan Marc Marquez.

Memulai balap dari posisi ketujuh, perjalanan awal Rossi cukup mulus. Kondisi ini diakui tidak lepas berkat faktor cuaca yang baik sehingga lintasan tetap kering.

Pertarungan Rossi dimulai dengan menempel rekan satu timnya, Maverick Vinales, beserta beberapa pebalap muda lain, seperti Johann Zarco, bahkan Marc Marquez.

Tepat pada putaran ke-21, Marquez menyalip Vinales dan berusaha mempertahankan jarak dengan memanfaatkan aksi pebalap Suzuki Ecstar Andrea Iannone.

Baca: Johann Zarco Buyar Mimpinya Naik Podium Setelah di Lap Terakhir Disalip Valentino Rossi

Manuver Iannone yang liar dianggap Rossi sangat menggangu dan membuatnya kehilanggan peluang menempel Marquez. Namun di sisi lain, aksi tersebut membangkitkan adrenalin Rossi untuk bertarung lebih keras.

"Saya punya potensi untuk menempel Marquez sampai akhir karena saya sedang melaju kencang. Tapi ketika saya dalam posisi sempurna, Iannone masuk ke hairpin (tikungan tusuk konde) seperti orang gila, dan Marquez langsung melesat," ucap Rossi dikutip dari Motorsport.

Menurut Rossi aksi agresif dari pebalap muda memang sudah menjadi permainan yang umum di lintasan MotoGP, terutama setelah banyak masuk pebalap dari Moto2. Beberapa contoh, seperti yang dilakukan Johann Zarco saat menyenggol ban belakang Marquez. Begitu juga dengan Rossi yang sempat bersenggolan di tikungan 2 dengan Marquez.

"Level agresivitas dan kontak antar pebalap sudah meningkat. Zarco pun selalu agresif, anda jadi merasa kesal, tapi itu tidak mengubah apa-apa. Beginilah permainannya, sedikit lebih berbahaya tapi harus seperti ini," kata Rossi. (*)

Berita ini telah dipublikasikan di KOMPAS.com berjudul: Finis Kedua, Rossi Sebut Iannone Gila

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved