Hebat, Teori Menulis Karya Dosen ULM Ini Dipresentasikan di Univesitas Malaysia

Ersis Warmansyah Abbas, dosen ULM Banjarmasin, yang mendedikasikan dirinya memotivasi dan adakalanya memaksa orang

Hebat, Teori Menulis Karya Dosen ULM Ini Dipresentasikan di Univesitas Malaysia
BANJARMASINPOST.co.id/nia kurniawan
Ersis Warmansyah Abbas 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Ersis Warmansyah Abbas, dosen ULM Banjarmasin, yang mendedikasikan dirinya memotivasi dan adakalanya memaksa orang untuk menulis, selalu bersemangat berbicara dan berdiskusi tentang menulis.

Saking bersemangatnya, pergulatan berpikirnya tentang menulis telah dituangkan dalam 24 buku tentang menulis.

"Beberapa buku sedang proses editing dan segera terbit," katanya bersemangat.

Formulasi menulis di otak dan menuangkan pikiran atau menulis dalam arti konvensional tersebut diracik dia menjadi Ersis Writing Theory (EWT).

EWT itulah yang dipresentasikan EWA di Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) di Fakulti Pendidikan.

Sebagai Penceramah Undangan dia mempresentasikan EWT yang dihadiri dosen dan mahasiswa pascasarjana universitas papan atas Malaysia tersebut serta kelompok penulis wanita Indonesia di Malaysia.

"Ya, besama alumi sharing menulis EWT Malaysia kami sedang merencanakan menulis bersama untuk diterbitkan. Kebersemangatan peserta diebabkan termotivasi dalam penyadran bahwa, mereka telah menulis setiap hari, dan apabila tulisan di otak benar, sebagaimana adanya, menuangkannya (menulis) mudah," katanya.

Dia membius dengan kata-kata menulis mudah. Menulis sekadar menyalin tulisan di otak.

Menulis menuliskan pikiran bukan memikirkan apa yang hendak ditulis.

Sebagai motivator, Ersis telah sharing dan pelatihan menulis di Universitas Brawijaya Malang, UIN Malang, UIN Surabaya, Universitas Pakuan Bogor, Masjid Salman TB, Tahajut Call Bandung, Pesantern Tebuireng, Pesantern Sidogiri, dan berbagai tempat.

Dia juga adalah founder Gerakan Persahabatan Menulis (GPM) dengan cabang darat di banyak kota Indonesia dengan pelibat dari mancanegara.

Karya tulis Ersis tentang menulis tersebut menarik perhatian pihak UKM yang semakin mempererat kerja sama.

Sebelumnya Ersis mengeditori buku Pendidikan Sejarah, Patriotisme Karakter bangsa: Malaysi-Indonesia dan Developing Education Based on Nationalism Values dalam kerjasama UKM-ULM.

"Ya, menulis itu penjalin silaturrahim, apalagi antar bangsa serumpun, katanya. EWA sedang merancang penelitian bersama dalam kerangka kerjasama ULM-UKM," katanya. (BANJARMASINPOST.co.id/nia kurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved