Kriminalitas Banjarmasin

Emosi Teman Tak Mau Pinjami Uang, Asmui Mengamuk Pakai Kapak

Sebelumnya Mui melakukan tidak penganiayaan terhadap temannya Mahmudin (49), Senin (23/10) sekitar pukul 10.00 Wita.

Emosi Teman Tak Mau Pinjami Uang, Asmui Mengamuk Pakai Kapak
Harian Metro Banjar Edisi Kamis (26/10/2017) Halaman 1 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Mengamuk menggunakan kapak, Asmui alias Mui (52) warga Alalak Selatan Kelurahan Alalak Selatan Kecamatan Banjarmasin Utara, diamankan Buser Polsekta Banjarmasin Utara, Selasa (24/10) sekitar pukul 22.00 Wita.

Mui diamankan saat berada di rumahnya malam itu. Tak ada perlawanan saat penangkapan, pelaku pun langsung dibawa ke Mapolsekta Banjarmasin Utara.

Sebelumnya Mui melakukan tidak penganiayaan terhadap temannya Mahmudin (49), Senin (23/10) sekitar pukul 10.00 Wita.

Tindak penganiayaan terjadi di kawasan Alalak Selatan, RT 3, Kelurahan Alalak Selatan Kecamatan Banjarmasin Utara.

Baca: Heboh Video Mesum Hanna Anisa, Ada Video Mesum Saingan Diduga Siswi SMA Samarinda

Korban diketahui adalah warga setempat yang masih satu kawasan tinggal dengan pelaku tindak penganiayaan. Mui diketahui menganiaya korbannya dengan kapak saat itu.

Kejadian berawal saat keduanya yang sudah saling kenal ini berjumpa di kawasan tersebut. Mui lah yang diketahui menemui korban dengan maksud pinjam uang. Namun, korban tak mau meminjankan uang untuk Mui.

Pelaku emosi dan terjadilah kesalahanpahaman kala itu. Diduga emosi pelaku hingga berujung tindak penganiayaan terhadap korbannya. Pelaku diketahui pulang mengambil kapak di rumah dan kembali mendatangi korban.

Tanpa basa basi, tak dipinjami uang, korban pun dikapak oleh Mui hingga mengalami luka di punggung akibat pukulan kapak. Untung pelaku hanya memukulkan gagang kapak dan bukan menimpas korban.

Merasa dirugikan atas perbuatan pelaku, korban pun melaporkan kejadian ini ke Mapolsekta Banjarmasin Utara.

Baca: Echa Si ‘Putri Tidur’ Masih Cepat Mengantuk, Dokter Yanti Sebut Hypersomnia, apa itu?

"Kasus penganiayaan itu bisa diungkap sehari setelah kejadian. Pengungkapan dilakukan Polsek Banjarmasin Utara. Pelaku penganiayaan ditangkap di rumah dan diamankan juga barang bukti kayu gagang kapak," jelas Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Anjar Wicaksana.

Dilanjutkannya, penganiayaan itu berawal dari pelaku yang emosi saat mau pinjam uang dan tidak diberi oleh korban.

"Keterangan dari korban, pelaku mau pinjam uang untuk beli zenith. Korban tidak mau, pelaku emosi, langsung ambil kapak dan pukul korban hingga mengalami luka di punggung," jelas Kapolresta. (ady)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved