Properti

REI: Penjualan Rumah Kelas Menengah Keatas Belum Menggembirakan, Ini Alasannya

umlah ini turun 400 % dari beberapa tahun belakangan. Pada rentang tahun 2010 hingga 2014 tren penjualan rumah kelas menengah keatas

REI: Penjualan Rumah Kelas Menengah Keatas Belum Menggembirakan, Ini Alasannya
Achmad Maudhody
Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Kalsel Royzani Sjachril 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tren penjualan rumah kelas menengah keatas di Kalimantan Selatan (Kalsel) masih cukup rendah dan datar.

Dijelaskan Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Kalsel Royzani Sjachril, saat ini rata-rata penjualan rumah kelas menengah keatas para anggota REI Kalsel masih di kisaran 1000 unit pertahun.

Jumlah ini turun 400 % dari beberapa tahun belakangan. Pada rentang tahun 2010 hingga 2014 tren penjualan rumah kelas menengah keatas di Kalsel bisa mencapai rata-rata 4000 unit pertahun.

Penurunan penjualan mulai di rasakan di awal tahun 2015, 2016 dan masih dirasakan hingga menjelang akhir tahun 2017 ini.

Walaupun coba digenjot dengan diadakannya event tahunan REI Expo 2017 yang diselenggarakan di Atrium Duta Mall Banjarmasin mulai Rabu (18/10/2017) hingga Minggu (22/10/2017) lalu namun penjualan rumah kelas menengah keatas ini belum menggembirakan.

"Yang beli ada, cuma masih cukup jauh dari harapan," kata Roy.

Menurutnya hal ini disebabkan karena perekonomian baik di Kalsel maupun nasional masih belum begitu menguat.

Ditambah lagi dengan gencarnya program sejuta rumah yang di galakkan pemerintah ikut menggerus pasar rumah kelas menengah keatas beberapa tahun belakangan.

Unit-unit rumah menengah keatas yang dipasarkan pengembang-pengembang anggota REI Kalsel saat ini mayoritas berlokasi di Banjarmasin, perbatasan Banjarmasin dan Kabupaten Banjar, serta di Banjarbaru.

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved