Ngaku Alergi Pakai Pengaman, Lelaki Ini Tularkan HIV ke 32 Wanita, Tiga Pria, dan Satu Bayi !

Talluto selalu memiliki alasan untuk tidak mengenakan kondom. Ia beralasan jika dirinya memiliki alergi pada benda itu.

Ngaku Alergi Pakai Pengaman, Lelaki Ini Tularkan HIV ke 32 Wanita, Tiga Pria, dan Satu Bayi !
telegraph.co.uk
Valentino Talluto. 

BANJARMASINPOST.CO.ID --Seorang pria Italia dijatuhi hukuman penjara selama 24 tahun karena terbukti menginfeksi lebih dari 30 wanita dengan virus HIV.

Para wanita tersebut dipaksa melakukan hubungan badan dengannya tanpa kondom, meskipun ia mengetahui jika dirinya positif HIV.

Baca: Pria Ini Lontarkan Pertanyaan Polos yang Bikin Netizen Terharu, Impian Tulusnya Terwujud Berkat Itu

Dilansir dari telegraph.co.uk, Sabtu (28/10/2017), Valentino Talluto menggoda puluhan wanita melalui jejaring sosial selama satu dekade sebelum akhirnya ditangkap polisi pada November 2015.

Polisi meyakini jika pria berusia 33 tahun ini melakukan hubungan seks setidaknya dengan 53 wanita dan menyebarkan virus tersebut pada 32 di antaranya.

Valentino Talluto.
Valentino Talluto. (telegraph.co.uk)

Tak hanya menularkan virus tersebut pada wanita-wanita yang diajaknya melakukan hubungan badan, Talluto pun menyebabkan virus ini menyebar pada tiga pasangan laki-laki dari wanita yang pernah tidur dengannya.

Bahkan, seorang bayi delapan bulan pun terjangkit virus yang sama, setelah ibunya tertular dari Talluto.

Baca: Jokowi Akan Hapuskan 600 Perusahaan Pelat Merah, Ini Kriterianya

Talluto selalu memiliki alasan untuk tidak mengenakan kondom.

Ia beralasan jika dirinya memiliki alergi pada benda itu.

Pria ini kemudian ditangkap dan diadili oleh Pengadilan Roma, Italia.

Baca: Agnes Mo Tercengang Dengar Selawat yang Disenandungkan Gadis Jombang Ini, Netizen Menangis

Kepada hakim, ia menyatakan penyesalan atas perbuatan yang dilakukannya.

Ia tidak menyangka jika apa yang dilakukannya akan berakibat fatal pada orang-orang tersebut. (TRIBUNNEWS.COM/Salma Fenty Irlanda)

Penulis: Salma Fenty Irlanda
Editor: Salma Fenty Irlanda
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved