Berita Kalteng

Komitmen Lanjutkan Program Kampanye Gizi, Ini yang akan Dilakukan Bupati Kapuas Ben Brahim

Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahan memastikan, akan tetap melanjutkan program kampanye gizi nasional untuk pencegahan stanting.

Penulis: Jumadi | Editor: Elpianur Achmad
Tribunkalteng.com/jumadi
Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat dalam program kampanye gizi nasional. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahan memastikan, akan tetap melanjutkan program kampanye gizi nasional untuk pencegahan stanting.

Bahkan program yang sudah dirintis, akan lebih diperkuat dengan penerbitan Peraturan Bupati. Hal itu karena program sangat strategis untuk penyiapan generasi yang berkualitas.

"Saya akan segera tanda tangan Peraturan Bupati rencana aksi daerah pangan dan gizi. Kalau draftnya sudah siap, hari ini juga saya akan tanda tangan. Itu komitmen saya, untuk pembangunan sumber daya manusia Kabupaten Kapuas yang lebih baik," tutur Ben, ketika membuat seminar dan lokakarya keberlanjutan program kampanye gizi nasional untuk pencegahan stanting, di Kualakapuas, Selasa (31/10/2017).

Ditegaskan Ben, rencana aksi tersebut, tidak hanya melibatkan satu SOPD. Namun nantinya akan mengedepankan keterlibatan banyak stakeholder.

Baca: LIVE STREAMING Olympiacos Vs Barcelona, Laga Penuh Emosi

Karena memang, untuk mencegah stanting harus dilakukan bersama. Semua pihak mulai dari pemerintah, petugas kesehatan, kader dan tokoh agama, masyarakat, adat serta pemuda, harus terlibat.

Intinya, kata Bupati, bagaimana memberikan pemahaman terhadap masyarakat, dalam menyiapkan generasi mendatang. Perlu dipahami stanting merupakan kekurangan gizi kronis yang dialami anak sejak dalam kandungan. Karena itu, ibu hamil perlu diberikan pemahaman soal masalah masyarakat yang dihadapi tersebut.

Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga Champion Malam Ini, Misi Lionel Messi Kejar Rekor 100 Gol

"Kita harus berjuang bersama. Tidak hanya Perbup rencana aksi. Saya juga akan siapkan Perbup dana desa, supaya bisa dialokasikan untuk pencegahan stanting,"tegas Ben.

Dijelaskan Bupati, angka prevalensi stanting di Kapuas, mencapai 42 persen. Dengan adanya program kampanye gizi nasional, diharapkan angka tersebut semakin menurun. Bahkan kalau memungkinkan, dengan komitmen semua pihak dibantu pendanaan yang cukup, stanting di Kapuas tidak ada lagi.(*)

Sumber: Tribun Kalteng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved