Berita Regional

Wow! Gaji PNS Paling Kecil di Bandung Rp 12 Juta, Ridwan Kamil Buka Rahasia Ini

"Jadi gaji PNS di Bandung paling kecil itu Rp 12 juta, penghasilan kepala dinas Rp 30-40 juta," ucap Emil

Wow! Gaji PNS Paling Kecil di Bandung Rp 12 Juta, Ridwan Kamil Buka Rahasia Ini
KOMPAS.com
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat ditemui di Banyu Leisure Park, Jalan Ciungwanara, Senin (30/10/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANDUNG - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil pamer kenaikan gaji PNS di Kota Bandung kepada puluhan kepala daerah yang hadir dalam kegiatan penandatanganan nota kesepahaman hibah aplikasi smart city di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalemkaum, Rabu (1/11/2017).

"Jadi gaji PNS di Bandung paling kecil itu Rp 12 juta, penghasilan kepala dinas Rp 30-40 juta," ucap Emil, sapaan akrabnya.

Emil menjelaskan, besarnya penghasilan PNS Kota Bandung adalah dampak kehadiran aplikasi bernama e-RK (Remunerasi Kinerja Elektronik). e-RK merupakan aplikasi untuk menghitung jam kinerja pegawai dengan standar waktu 6.000 menit per bulan. Angka penghasilan itu juga ditunjang faktor lain, salah satunya absensi.

"Dulu siapa yang namanya tercantum dalam kegiatan, amplopnya tebal. Maka berlomba-lombalah PNS agar namanya tercantum. Dulu untuk fotokopi saja ada honornya di mana honornya lebih besar daripada fotokopinya. Kami hilangkan honor, kami ubah dengan akses keadilan kinerja dinamis siapa-siapa yang bisa memberikan kinerja 6.000 menit, maka dia mendapatkan tunjangan," ucapnya.

Dengan sistem itu, lanjut Emil, kinerja PNS dapat dinilai dengan azas keadilan. Penghasilan pegawai bergantung pada rajin tidaknya pegawai.

"Kalau dulu rajin tidak rajin penghasilan sama. Kelompok rajin target tercapai, yang tidak rajin tidak tercapai, poinnya beda. Risiko kerja juga poinnya beda. Akhirnya kami bisa tahu dengan aplikasi ini mana PNS yang berbohong mangaku bekerja padahal tidak," tuturnya.

"Akhirnya distribusi honor di puncak gunung yang kami sebar dengan asas keadilan menyebabkan kinerja lebih efisien, kesejahteraan naik tiga sampai empat kali lipat. Ini menunjukkan, tanpa harus menganggarkan lebih kami mendapatkan pegawai yang lebih disiplin, lebih produktif, lebih sejahtera," jelasnya.

Guys! Barita ini juga ada di KOMPAS.com

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved