Berita Tanahlaut
Kondisi Sopir Dumptruk yang Terjepit di Kabin Penyok Akibat Tabrak Dumptruk
Setengah jam lebih terjepit, Aldi, berhasil dievakuasi warga dari kabin dumptruk biru bernopol DA 1050 BC, Sabtu (4/11/2017).
Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Ernawati
BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Setengah jam lebih terjepit, Aldi, berhasil dievakuasi warga dari kabin dumptruk biru bernopol DA 1050 BC, Sabtu (4/11/2017).
Satu unit mobil dumptruk menarik bodi mobil yang disopiri korban, memggunakam tali sling baja agar dapat mengeluarkan badan korban.
Setelah itu, Aldi diangkat menggunakan mobil ambulan milik RSUD Hadji Boejasin, Pelaihari untuk mendapatkan penanganan petugas medis.
Informasi dihimpun, kaki dan lengan Aldi diduga mengalami patah. Itu diduga akibat terjepit bodi mobil dumptruk yang disopiri.
Sejumlah petugas polisi dari Polsek Pelaihari dan Satlantas Polres Tanahlaut tiba di lokasi peristiwa kecelakaan lalulintas.
Namun, sebelum petugas tiba, antrean kendaraan dari Batulicin dan arah Pelaihari, memanjang sekitar 600 meter.
Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Mobil dumptruk yang ditabrak Aldi, hanya mengalami goresan cat di bak belakang.
Warga Desa Tampang, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut mengaku tikungan di dekat Poskesdes Tampang itu kerap terjadi kecelakaan.
Kecelakaan itu karena berada cekungan sekaligus turunan menikung tajam. Jalan Nasional itu baru saja dilibatkan Pemerintah Pusat. (BANJARMASINPOST.co.id/mukhtar wahid)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/dumptruk-kecelakaan_20171104_135448.jpg)