Breaking News:

Pornografi

Konten GIF WhatsApp Mengandung Pornografi, Kabar Terbaru Sebagian File Sudah Hilang

Polda Metro Jaya telah berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika soal konten berbau pornografi dalam aplikasi WhatsApp

Editor: Royan Naimi
Techcrunch
WhatsApp sudah kedatangan fitur video call, Rabu (16/11/2016) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Polda Metro Jaya telah berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika soal konten berbau pornografi dalam aplikasi WhatsApp.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, polisi telah menyurati Kemenkominfo dan meminta layana berkonten pornografi itu dihapus.

"Pihak kepolisian sudah berkomunikasi dengan Kemenkominfo. Kemudian kami menyurati (agar) konten-konten porno itu untuk di-delete," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Senin (6/11/2017).

Argo menambahkan, kepolisian tengah menyelidiki konten tersebut dan meminta masyarakat tidak menyebarkan konten bernuansa pornografi itu.

Baca: Konten GIF WhatsApp Mengandung Pornografi, Ternyata Menkominfo Rudiantara Sudah Tahu

Baca: Konten GIF WhatsApp Mengandung Pornografi, Cara Mengaksesnya Sempat Tersebar

Baca: Banyak Konten Merangsang di WhatsApp, Pengguna Mulai Serbu Aplikasi Ini di Google Play Store

"Dari penyidik masih bekerja, siapa sih yang mengunggah, meng-upload, semua orang bisa mengakses itu. Kami berharap agar upload-an itu jangan di-share ke teman-teman atau ke mana mana. jangan sampai, kalau kita share ke mana-mana, ada yang melihat itu," kata Argo.

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia mengaku banyak menerima pengaduan terkait hal itu.

"YLKI banyak menerima pengaduan dari konsumen terkait adanya konten bernuansa pornografi di emotikon WhatsApp," kata Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi dalam keterangan kepada Kompas.com, Senin (6/11/2017).

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved