Ekonomi dan Bisnis

Dolar Mengendur, Begini Performa Rupiah Hari Ini

Kurs rupiah cukup stabil di tengah isu penundaan kebijakan reformasi pajak Amerika Serikat.

Editor: Ernawati
tribunnews.com
Petugas memperlihatkan pecahan dolar AS yang akan ditukarkan di salah satu gerai penukaran mata uang asing di Kawasan Blok M, Jakarta. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Kurs rupiah cukup stabil di tengah isu penundaan kebijakan reformasi pajak Amerika Serikat.

Mengutip Bloomberg, Kamis (9/11), mata uang Garuda hanya melemah tipis 2 poin atau 0,01% ke Rp 13.516 per dollar AS.

Bahkan, kurs tengah Bank Indonesia menunjukkan, nilai tukar rupiah menguat 0,07% ke level Rp 13.514 per dollar AS.

"Hari ini dolar AS melemah karena isu penundaan kebijakan pajak Presiden Trump," jelas Research & Analyst Valbury Asia Futures Lukman Leong, hari ini.

Sejumlah pejabat dari partai Republik tengah mempertimbangkan penundaan selama setahun sebelum mengimplementasikan kebijakan pemotongan tarif pajak korporasi.

Akibatnya pasar bergejolak dan melepas dollar AS. Ini menguntungkan rupiah, sehingga lebih stabil.

Ke depan, Lukman menilai, pergerakan rupiah masih akan bergerak dalam kisaran aman, karena minim isu global yang menyentuh Indonesia secara langsung.

Kalender penting ekonomi dunia pun sedang sepi.

Dari domestik, agenda yang dinantikan yaitu rilis neraca pembayaran Indonesia triwulan III.

Prediksi Lukman, besok, rupiah akan bergerak konsolidasi dalam kisaran Rp 13.475-Rp.13.525 per dollar AS. (KONTAN.co.id)

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved