Draf Raperda Penempatan Tenaga Kerja

Ini Alasan DPRD Kota Banjarmasin Bikin Draf Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Lokal

DPRD Kota Banjarmasin tengah merancang perda tentang perlindungan dan penempatan tenaga kerja lokal.

Ini Alasan DPRD Kota Banjarmasin Bikin Draf Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Lokal
Harian Banjarmasin Post Edisi Kamis (9/11/2017), Halaman 1 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - DPRD Kota Banjarmasin tengah merancang perda tentang perlindungan dan penempatan tenaga kerja lokal. Saat ini draf raperda dalam tahap konsultasi atau uji publik dan setelah itu dibawa ke sidang paripurna.

Diperoleh informasi, draf raperda itu memuat satu pasal menarik yakni pasal 9 ayat (1).

Bunyinya, setiap pemberi kerja wajib menempatkan tenaga kerja lokal (TKL) pada lowongan yang dibuka perusahaan sekurang-kurangnya 40 persen dari lowongan yang ada pada lima tahun berikutnya minimal menjadi 75 persen sesuai kualifikasi jabatan yang dibutuhkan untuk setiap golongan jabatan.

Draf raperda tentang perlindungan dan penempatan tenaga kerja lokal kini banyak diperdebatkan dan menimbulkan pro-kontra banyak pihak, baik pencari kerja, pemilik perusahaan hingga para pelaku investasi.

Baca: Draf Raperda Banjarmasin Wajibkan Rekrut Tenaga Lokal, Warga Pendatang Cemas

Baca: Perda Provinsi Hanya Mewajibkan Magang, Kadisnaker: Mau Mempertajam Urusan Kota

Baca: NEWS ANALYSIS Akademisi ULM, Setia Budi: Perkuat Peran Disnaker

Noval, ketua Badan Legislasi DPRD Kota Banjarmasin saat dikonfirmasi mengakui draf raperda tentang perlindungan dan penempatan tenaga kerja lokal masih dalam tahap uji dan konsultasi publik.

“Draf raperda tentang perlindungan dan penempatan tenaga kerja lokal sedang diuji publik. Setelah itu diparipurnakan agar bisa dipansuskan dan bisa dibahas,” tegas ketua Fraksi Partai Hanura itu, Rabu.

Menurut dia, dasar pemikiran penyusunan draf raperda itu adalah banyaknya laporan dari masyarakat Banjarmasin tentang masuknya tenaga kerja kasar dan ahli ke kota ini.

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved