Penyanderaan di Papua

Kelompok Bersenjata di Papua Sandera 1.300 Warga, Begini Perintah Wiranto kepada Pejabat Setempat

Kelompok Bersenjata di Papua Sandera 1.300 Warga, Begini Perintah Wiranto kepada Pejabat Setempat

Kelompok Bersenjata di Papua Sandera 1.300 Warga, Begini Perintah Wiranto kepada Pejabat Setempat
TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) RI, Jend. TNI. Purn. Wiranto. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAYAPURA - Kabar mengejutkan datang dari Papua, setidaknya ada 1.300 orang dari dua desa disandera kelompok bersenjata.

Desa tersebut adalah Desa Kimbely dan Desa Banti, Kecamatan Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua.

Mereka dilarang keluar dari kampung itu oleh kelompok bersenjata.

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto meminta aparat keamanan menggunakan cara persuasif menyikapi adanya kelompok bersenjata yang menahan sekitar 1.300 orang keluar dari dua desa di Mimika, Papua.

Baca: 1.300 Warga Disandera Kelompok Bersenjata di Papua, Polisi Masih Memantau

Baca: Cewek Cantik Ini Jalin Kasih Lewat Facebook, Saat Bertatap Muka Bikin Kaget, Langsung Lapor Polisi

Baca: Wow! Dua Makam di Telok Selong Ini Keluarkan Bau Wangi, Begini Pengakuan Pembakal

Baca: Heboh, Traktor Bantuan Hibah untuk Garap Sawah Malah Disewakan ke Desa Lain

Baca: 5 Hantu dari Kalimantan ini Senang Ganggu Manusia, yang Terakhir Diyakini Bisa Jerat Lawan Jenis

"Sekarang sudah kami minta supaya Kapolda, Pangdam di Papua, terutama di Timika, segera melakukan langkah-langkah persuasif dulu," kata Wiranto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (9/11/2017).

Halaman
12
Editor: Royan Naimi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved