Kemarahan Raja

Ibarat dalam mimpi tanggal 4 November 2017 tiba-tiba seluruh hak-hak istimewa keluarga kerajaan yang semula berada di atas hukum,

Kemarahan Raja
Dok BPost
Pramono BS 

Seperti Indonesia, Arab Saudi melakukan reformasi total kemudian membentuk KPK dan menangkapi sejumlah pangeran dan pejabat penting. Kekuasaan raja telah menjadi payung hukum yang amat kokoh. Masih satu keluarga kerajaan pun mereka sikat. Semangat itu kini membara di Arab Saudi.

Di Indonesia justru terjadi sebaliknya, KPK yang gigih memberantas korupsi mau dipreteli wewenangnya bahkan ada yang usul dibubarkan. Sejak berdirinya banyak hambatan yang dialami KPK.

Sebagai contoh dua Wakil Ketua KPK Bibit Samad Rianto dan Chandra Hamzah ditahan polisi dalam kasus cicak-buaya. Kemudian dalam periode berikut Ketua dan Wakil Ketua Abraham Samad dan Bambang Wijayanto juga dijadikan tersangka dengan tuduhan kasus yang terkesan dicari-cari. Sebelumnya keduanya menetapkan Komjen Pol Budi Gunawan (sekarang jenderal) sebagai tersangka korupsi.

Kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan tak juga bisa diungkap, kini dua pimpinannya Agus Rahardjo (Ketua) dan Saut Situmorang akan dijadikan tersangka dalam kasus pencegahan ke luar negeri terhadap Ketua DPR Setya Novanto. Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (DPDP) sudah dikeluarkan.

Setya Novanto baru saja ditetapkan kembali sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus korupsi KTP elektronik, nggak sampai seminggu pengaduan pengacara Setya Novanto terhadap dua pimpinan KPK itu diproses. Memang tidak ada hubungannya tapi melihat kelicinan Setya Novanto dalam menghadapi berbagai kasus, orang patut curiga.

Apalagi saksi ahli yang jadi rujukan Polri adalah orang-orang yang selama ini banyak mengkritisi KPK seperti Prof Dr Romli Atmasasmita dan Dr Margianto Kamis.

Itu bedanya kemarahan raja di Arab sana dengan raja kasus di sini. Sama-sama punya pendukung dan sama-sama bisa bikin KO. (*)

Editor: BPost Online
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved