Berita Banjarmasin

Menikmati Sensasi Kopi Kelakai Racikan Mahasiswa Kalsel, Khasiatnya Bikin Tak Cepat Tua

Ini adalah produk kreatif sejumlah mahasiswa Diploma 3 Jurusan Farmasi Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMB).

Menikmati Sensasi Kopi Kelakai Racikan Mahasiswa Kalsel, Khasiatnya Bikin Tak Cepat Tua
Kopi kelakai buatan mahasiswa UMB Kalsel.jpg 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kopi kini menjadi gaya hidup. Jenisnya pun makin beragam. Selain kopi robusta, arabica, luwak, ada kopi Aceh, Jawa, Toraja dan masih banyak lagi. Ini menunjukkan dari mana kopi itu berasal. Bagaimana dengan Kalimantan? Ternyata di Kalsel ada kopi kelakai.

Ini adalah produk kreatif sejumlah mahasiswa Diploma 3 Jurusan Farmasi Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMB). Oleh Nur Annisa, M Rifki Saufi, Nada Khairiyah, Eka Rahmah, Nadiah, Sri Wahyuni, Aulianti, Dwi Arum Kusuma dan Maylika Gita, kopi diramu dengan bahan dari tanaman kelakai.

Apa itu kelakai? Kelakai adalah sejenis paku-pakuan. Tanaman ini biasa tumbuh di semak-semak. Nama lainnya adalah lemidi, lemiding, ramiding atau bahasa latinnya Stenochlaena palustris. Pucuk dan daun muda pakis ini bisa dijadikan sayuran.

Baca: Minta Cek Ulang Kesehatan Setnov, Jusuf Kalla: Kesehatan dan Rumah Sakit Jangan Jadi Kedok

Oleh Annisa, hasil olahan dari kelakai dicampurnya dengan kopi hingga disebut kopi kelakai. Mahasiswi semester 5 Jurusan Farmasi ini mengklaim kopi kreasinya yang diberi nama Big Cokai memiliki manfaat bagi kesehatan.

Itu karena ekstrak kelakai dipercaya berfungsi sebagai antioksidan alami sehingga dapat membantu mencegah penuaan dini, menangkal radikal bebas dan memperlancar peredaran darah.
Dijelaskan Annisa, Big Cokai dibuat dari daun dan batang kelakai yang dikeringkan lalu dihaluskan kemudian itu dicampur dengan bubuk kopi.

Baca: Jokowi Kembali Ingatkan Setnov, The Guardian Sebut Insiden Tabrakan Penutup yang Dramatis

“Rasanya jadi sedikit lebih pahit dari kopi biasanya. Ini menjadikannya lebih unik dan bermanfaat,” kata Annisa.

Untuk mendapatkan kelakai, selain mengumpulkan sendiri, Annisa menerima suplai dari beberapa orang.

Saat ini Annisa bisa memproduksi sekitar 20 kotak Big Cokai. Satu kotak Big Cokai berisi enam sachet berukuran kemasan 10 gram.

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved