Fredrich Yunadi Kembali Akan Laporkan Penyebar Meme Setya Novanto Jilid 2

Ketua DPR RI Setya Novanto kembali menjadi sorotan setelah kecelakaan mobil yang ditumpanginya menabrak tiang listrik, di kawasan

Fredrich Yunadi Kembali Akan Laporkan Penyebar Meme Setya Novanto Jilid 2
capture video via TRIBUNNEWS.com
Meme Kocak Tiang Listrik yang Ditabrak oleh Setya Novanto 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Ketua DPR RI Setya Novanto kembali menjadi sorotan setelah kecelakaan mobil yang ditumpanginya menabrak tiang listrik, di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan, pada Kamis (16/11/2017).

Alih-alih mendapat simpati dari masyarakat, tapi sejumlah meme pun bermunculan di media sosial.

Bahkan hal yang terkait dengan tersangka kasus korupsi e-KTP itu menjadi trending topic di media sosial.

Menanggapi beredarnya meme tentang kliennya, Pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi, mengaku tidak ambil pusing dengan kembali bermunculannya meme yang menyinggung tentang kliennya.

Menurut Fredrich, membuat meme adalah hak setiap orang.

Namun ia juga mengatakan bahwa pihaknya juga mempunyai hak untuk melaporkan meme tersebut ke kepolisian.

"Ya seperti mau bikin meme atau apa, nanti satu-satu, saya masukin polisi. Selesai. Saya enggak pusing, gitu saja," kata Fredrich Yunadi usai menjenguk Setya Novanto di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kencana, Jakarta Pusat, Sabtu (18/11/2017).

Selain itu, Fredrich juga menyebut bahwa penyebar meme kliennya saat ini semakin banyak.

Untuk itu, ia telah menugaskan timnya untuk mengevaluasi dan melaporkan para penyebar meme.

"Jelas banyak sekali. Nanti saja. Yang baru ini, kan anak-anak buah saya sedang evaluasi," jelas Fredrich.

Sebelumnya, Fredrich pernah melaporkan sejumlah akun media sosial terkait meme Setya Novanto.

Bahkan, dari laporan pertama tersebut, Fredrich menyebut telah ada sembilan tersangka yanh ditetapkan pihak kepolisian. (TRIBUNNEWS.com)

Editor: Ernawati
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved