Berita Tanahlaut

Gawat! Perhitungan Suara di 18 Desa Terancam Diulang, Ini Penyebabnya

Itu dikatakan Ketua panitia pelaksana pemilihan kepala desa serentak tingkat Kabupaten Tanahlaut, Bambang Kusudarisman

Gawat! Perhitungan Suara di 18 Desa Terancam Diulang, Ini Penyebabnya
BANJARMASINPOST.co.id/mukhtar wahid
Bambang Kusudarisman, Ketua Panitia Pemiliham Kepala Desa Serentak tingkat Kabupaten Tanahlaut 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Perhitungan surat suara pemilihan kepala desa serentak pada 15 November 2017 lalu di 18 desa di sejumlah kecamatan di Kabupaten Tanahlaut (Tala) terancam dihitung ulang.

Itu dikatakan Ketua panitia pelaksana pemilihan kepala desa serentak tingkat Kabupaten Tanahlaut, Bambang Kusudarisman kepada BPost Online, Senin (20/11/2017).

Menurut pria yang juga menjabat Plt Asisten I Sekretaris Daerah Tanahlaut ini, perhitungan surat suara di 18 Desa itu diduga tidak menyepakati hasil pertemuan bintek terakhir dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Tanahlaut.

"Dalam bintek dengan seluruh panitia pemilihan kepala desa serentak di 52 Desa itu tercapai kesepakatan bahwa jika dalam coblosan terdapat dua bekas lubang dianggap surat suara tidak sah," katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Bina Penataan Administrasi Pemerintahan Desa dan Kelurahan pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Tanahlaut, Yuliani Astuti mengaku tidak memiliki rekapitulasi hasil perhitungan suara sementara di 52 Desa.

Yulianti mengaku rekapitulasi hasil perhitungan suara dan berita acaranya pemiliham kepala desa serentak itu sudah dimasukkan dalam kotak suara. Ia tidak berani membuka kotak suara itu tanpa seizin ketua panitia pemilihan kepala desa serentak di tingkat Kabupaten Tanahlaut.

"Saya tidak punya salinan rekapitulasi hasil perhitungan suara. Kecuali ada izin dari Ketua Panitia Kabupaten pal Bambang Kusudarisman," katanya.

Jika Yulianti mengaku tidak punya rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilihan kepala desa serentak tingkat Kabupaten Tanahlaut. Anehnya, justru Sekretaris Desa Banyuirang, Redha A Rachim memegang rekapitulasi hasil perhitungan suara tersebut.

"Alhamdulillah, draf penetapan calon kepala desa terpilih tinggal dirapatkan Anggota BPD Banyuirang. Tidak ada sanggahan selama dan kemungkinan ibu Titi Lisnani yang terpilih dengan 444 suara," katanya.

Kemudian, Sekertaris Desa Nusaindah, Aditia Riko Pratama, juga sudah memegang hasil rekapitulasi hasil perhitungan suara di Desa Nusaindah Kecamatan Batibati.

"Pemenangnya calon petahana pak Suparman. Panitia pemilihan kepala desa serentak di Desa Nusaindah ini sudah jauh hari kami ingatkan dan kami pantau agar sesuai prosedur dan gencar sosialiasi tata cara mencoblos tanda gambar calon," katanya.

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved