Dugaan Korupsi KTP El
Nazaruddin Siap Bantu KPK Hadapi Setya Novanto
“Sudah percayakan semua pada KPK. Yakinlah sama KPK, tuntas sama KPK,” kata Nazaruddin
BANJARMASINPOST.CO.ID - BEKAS Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin meralat keterangannya terkait Ketua DPR RI Setya Novanto. Jika dulu dia mengatakan Novanto kebal hukum karena penegak hukum tidak berani, kini justru optimis menyusul penetapan dan penahanan Novanto sebagai tersangka korupsi KTP elektronik.
“Sudah percayakan semua pada KPK. Yakinlah sama KPK, tuntas sama KPK,” kata Nazaruddin di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (20/11).
Menurut Nazaruddin, yang paling penting saat ini adalah dukungan untuk KPK agar bisa menyelesaikan kasus korupsi KTP secara baik dan tuntas. Penuntasan kasus itu, sebut dia, juga untuk mengungkap semua penerima uang korupsi yang merugikan negara Rp 2,3 triliun itu.
Baca: Apakah Setya Novanto Benar-benar Ikhlas Lepas Jabatan Ketum Partai Golkar?
Baca: Duh! Setya Novanto Terserang Penyakit Baru saat di Tahanan KPK, Pengacaranya Tak Tega
Baca: Ibu Guru Cantik Ini Siap-siap Terkam Muridnya, Eh Keburu Ketahuan Lalu Ini yang Terjadi
Sebelumnya, Nazaruddin menyebut Setya Novanto sebagai sinterklas dan kebal hukum.
“Setya Novanto ini, saya yakin, (penegak hukum) tidak akan berani. Tidak akan berani. Orang ini Sinterklas, kebal hukum. Tidak akan berani walaupun saya bilang, sudah jelas buktinya,” kata Nazaruddin dalam rekaman video sebelumnya.
Di persidangan, majelis hakim mengonfirmasi salah satu keterangan yang pernah Nazaruddin sampaikan dalam berita acara pemeriksaan (BAP). Keterangan itu terkait penerimaan uang oleh mantan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi dan mantan Wakil Ketua Komisi II Ganjar Pranowo.
Nazaruddin mengakui bahwa informasi mengenai pemberian uang kepada Gamawan diberitahukan kepadanya. Dia mendapat informasi itu dari Andi Narogong.
Nazaruddin juga yakin keterlibatan Ganjar Pranowo, mantan Wakil Ketua Komisi II DPR yang kini menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah dalam kasus ini.
Nazaruddin bahkan mengaku melihat sendiri penyerahan uang kepada Ganjar yang saat itu menjabat Wakil Ketua Komisi II DPR. “Semua yang saya sampaikan itu benar, Yang Mulia,” ujar Nazaruddin. (tribun/eri/kompas.com)
Mau baca berita Banjarmasin Post dan Metro Banjar? klik DI SINI