Berita Hulu Sungai Utara

Diberikan Pusat Sejak 2009, Jembatan Timbang Tebing Liring Akhirnya Difungsikan

Semenjak mendapat bantuan jembatan timbang dari pemerintah pusat pada tahun 2009 yang ditempatkan di Tempat Pembuangan Akhir (

Diberikan Pusat Sejak 2009, Jembatan Timbang Tebing Liring Akhirnya Difungsikan
BANJARMASINPOST.co.id/reni kurnia wati
Jembatan timbang Tebing Liring, Hulu Sungai Utara. Foto diambil Sabtu (25/11/2017)

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Semenjak mendapat bantuan jembatan timbang dari pemerintah pusat pada tahun 2009 yang ditempatkan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tebing Liring, belum digunakan.

Hal ini disebabkan, setelah hibah jembatan timbang dan mesin pemilah dan pencacah diserahkan, TPA Tebing Liring masih belum dilengkapi fasilitas listrik.

Setelah diupayakan akhirnya listrik bisa masuk pada tahun 2011.

Namun sayangnya saat akan difungsikan jembatan timbang dan mesin pemilah dan pencacah sudah rusak karena belum pernah digunakan.

Kepala Dinas Perumahan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim dan LH) Kabupaten HSU, Rusnaidy, mengatakan masih belum lengkapnya fasilitas di TPA Tebing Liring menjadi salah satu penyebab Kabupaten HSU tak bisa mendapatkan Adipura tahun lalu.

Karenanya pihaknya teeua berupaya untuk memperbaiki TPA Tebing Tinggi.

"Kami sudah mengupayakan ke Pemerintah Pusat hingga mendapat bantuan spare part mesin untuk menggantikan bagian yang rusak, dan saat ini jembatan timbang sudah mulai bisa digunakan," ujarnya.

Terpisah, Kepala Bidang Kebersihan, Najeriansyah, mengatakan saat ini tenaga kebersihan masih melakukan pemilahan sampah secara manual.

Saat pengambilan sampah di TPS para pengangkut sampah langsung memilah sampah plastik yang masih bisa didaur ulang.

"Pemilahan ini selain dapat menambah penghasilan pemungut sampah karena bisa dijual ke bank sampah juga dapat mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA," ujarnya.

Beruntung saat ini jembatan timbang sudah bisa difungsikan kembali, sehingga dapat mengetahui volume sampah yang masuk setiap hari dan dapat dijadikan acuan dalam pengadaan tanah yang digunakan untuk menguruk sampah secara berkala.

Najeriansyah menambahkan saat ini pihaknya juga tengah berupaya memperbaiki mesin pencacah dan mesin pemilah sampah.

"Kami juga melakukan pembenahan TPA dengan membangun kawasan hijau dan taman disekitar TPA," ujarnya. (BANJARMASINPOST.co.id/reni kurnia wati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved