Berita Hulu Sungai Utara

Nelayan Pajukungan Hilir Masih Gunakan Alat Tangkap Ikan Tradisional

Kelompok Usaha Bersama (KUB) Asa Tamara Desa Pajukungan Hilir membina anggota kelompoknya dalam pengembangan nelayan penangkap ikan

Nelayan Pajukungan Hilir Masih Gunakan Alat Tangkap Ikan Tradisional
BANJARMASINPOST.co.id/reni kurnia wati
Peringatan Hari Ikan Nasional di Kabupaten Hulu Sungai Utara, Selasa (28/11/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Kelompok Usaha Bersama (KUB) Asa Tamara Desa Pajukungan Hilir membina anggota kelompoknya dalam pengembangan nelayan penangkap ikan dengan mengggunakan peralatan tradisional.

Mereka berhasil menjaga lingkungan perairan di sekitar desa agar tetap bisa menghasilkan ikan karena menjaga lingkungan.

KUB Asa Tamara bahkan berhasil menjadi juara satu dalam lomba KUB tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.

Ketua KUB Asa Tamara Mukhlis mengatakan KUB yang membina warga Desa Pajukungan Hilir ini beranggotakan 10 orang.

Nelayan biasanya mencari ikan di daerah rawa dan di aliran sungai Balangan.

Sebagian besar Desa Pajukungan Hilir berpa daerah rawa yang akan dipenuhi air saat musim penghujan.

Di daerah rawa inilah mereka mencari ikan.

“Mencari ikan hanya enam bulan saat musim penghujan, sedangkan saat musim kemarau warga bertani,” ujarnya.

Mereka menggunakan alat tradisional seperti pancing, lukah, gilnet dan tempirai.

Seluruh alat tradisional yang digunakan ramah lingkungan dan tidak membunuh ikan kecil yang masih bisa besar.

Halaman
123
Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved