YABN

Dari Jemuran Robotik Sampai Herbarium Tanaman Obat

12 finalis harap-harap cemas menanti pengumuman siapakah yang menjadi juara Kompetisi Proyek Penelitian Adaro Community Based Education

Editor: Royan Naimi
YABN
Seorang juri melakukan penilaian di salah satu stan miliki peserta kompetisi Proyek Penelitian Adaro Community Based Education – Project Based Education (ACBE-PBE) 2017 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Dua belas finalis menunjukkan rona wajah tegang, harap-harap cemas menanti pengumuman siapakah yang menjadi juara Kompetisi Proyek Penelitian Adaro Community Based Education – Project Based Education (ACBE-PBE) 2017, diselenggarakan Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN).

Peserta lainnya pun saling dukung mendukung, walaupun mereka berbeda sekolah ketika MC menyebut satu persatu pemenang.

Seketika ruangan menjadi riuh penuh kegirangan ketika sekolahnya dipanggil naik ke atas panggung.

Berbagai ekspresi ditunjukkan para peserta, ada yang berteriak kegirangan, ada yang menangis meneteskan air mata, ada pula yang saling memberikan selamat atas keberhasilan yang diraih, dan saling mengelus punggung untuk memberi penghiburan dan saling menguatkan kepada kawan seperjuangan.

Begitu kiranya gambaran ketika pemenang kompetisi proyek diumumkan oleh juri.

Final Kompetisi Proyek ACBE 2017 pada Sabtu (25/11) - Minggu (26/11) itu merupakan puncak dari rangkaian kegiatan ACBE-PBE yang dilaksanakan mulai Februari 2017.

Selama dua hari, 64 siswa memamerkan hasil penelitiannya di Gedung Auditorium Tabalong Islamic Center, Maburai, Kabupaten Tabalong.

“Di 2017 merupakan tahun ke-4 pelaksanaan program ACBE-PBE, setiap tahun selalu mengusung tema yang berbeda dan tahun ini bertema Fun Science, Happy Learning, Bright Future. Program ACBE-PBE merupakan partisipasi YABN untuk mendukung pendidikan di Banua khususnya memperkenalkan keterampilan abad 21 kepada para siswa, sehingga mereka bisa menghadapi persaingan di dunia yang semakin nyata,” ujar Rina Ermadeni, Penanggung Jawab Kegiatan.

Dalam kesempatan itu, Manager CSR Adaro Energy, Zuraida Murdia Hamdie berpesan, agar para siswa memiliki kemampuan High Order Thinking Skill, sehingga suatu hari nanti anak-anak Banua akan sejajar dengan anak-anak di belahan dunia lainnya.

“Tanpa sadar dalam mempersiapkan proyek penelitian, kalian sudah belajar bagaimana berkomunikasi, berkolaborasi, berkreasi, dan memecahkan masalah, yang tak lain hal-hal tersebut merupakan bagian dari 21st Century Learning,” ujarnya.

Dia pun meminta, para siswa untuk bisa menganalisa setiap masalah yang dihadapi. “Sadar atau tidak adik-adik di sini sedang melalui tahapan tersebut, di sini kalian diminta mencari dan menganalisa sebuah masalah, dan dengan proyek penelitian sebagai jawabannya. Saya yakin suatu hari, kalian akan berada sejajar dan dapat bersaing ketat dengan kontestan dari negara lain,” kata Zuraida.

Satu di antara kelompok pelajar mempresentasikan penelitian yang mereka buat dalam final Kompetisi Proyek Penelitian Adaro Community Based Education – Project Based Education (ACBE-PBE) 2017
Satu di antara kelompok pelajar mempresentasikan penelitian yang mereka buat dalam final Kompetisi Proyek Penelitian Adaro Community Based Education – Project Based Education (ACBE-PBE) 2017 (YABN)

Dari 32 kelompok peserta final kompetisi, terpilih 12 kelompok sebagai finalis yang kemudian mempresentasikan hasil penelitiannya di hadapan dewan juri.

Ardi Muhammad, siswa SMKN 1 Paringin Jurusan Kelistrikan, mengaku, cukup terkejut ketika penelitiannya terpilih sebagai finalis lomba, Ia dan Suhada rekan satu kelompoknya menampilkan Jemuran dengan Sistem Robotik sebagai proyek penelitian.

“Tidak jarang seragam sekolah yang sudah hampir kering dijemur harus basah kembali karena terlambat diangkat ketika hujan turun,” ujar Ardi Muhammad.

Dari permasalahan sederhana itu Ardi dan Suhada mencoba mengembangkan prototype yang akan memudahkan pekerjaan rumah tangga tersebut.

Serupa dengan temannya di jurusan kelistrikan, Elsiyani dan Annisa juga menjawab permasalahan di sekitarnya dengan memanfaatkan buah buni.

Dua siswa jurusan Farmasi SMKN 1 Murung Pudak ini meneliti manfaat buah buni sebagai alternatif untuk Indikator Kimia Sterilisasi Alat Kesehatan.

Kandungan antosianin pada buah buni yang dapat berubah-ubah warna pada beberapa tingkatan suhu menjadi ide dasar penelitian mereka.

Ide mereka ini dapat menjadi solusi di tengah mahalnya indicator sterilisasi yang dijual di pasaran.
Lain lubuk lain ikannya, lain sekolah lain pula minat siswanya dalam membuat proyek penelitian, seperti Juatno dan Sarifudin dari SMAN 1 Tanta. Belajar di sekolah yang berpredikat Adiwiyata tingkat Nasional, kompos bukan menjadi barang asing bagi mereka berdua.

Rendahnya Nitrogen dalam kompos yang dibuat sekolahnya, mengilhami mereka untuk mencari solusi agar kualitas kompos yang selama ini diproduksi mereka menjadi lebih baik.

Penambahan tanaman centrocema terbukti dapat meningkatkan kadar Nitrogen sebanyak 0,96% pada kompos yang mereka buat.

Para Pemenang Kompetisi Proyek Penelitian Adaro Community Based Education – Project Based Education (ACBE-PBE) 2017.
Para Pemenang Kompetisi Proyek Penelitian Adaro Community Based Education – Project Based Education (ACBE-PBE) 2017. (YABN)

Selain dihadiri 64 siswa peserta ACBE-PBE yang berasal dari SMA/SMK/MA di Kabupaten Tabalong dan Balangan, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan kehadiran lima klub sains tingkat SMA/MA dari kecamatan Halong dan Juai binaan YABN dalam program Adaro Community Based Education-Adaro Science Education Enhancement Program (ACBE-ASEEP), yang memamerkan hasil kegiatan klub sains sekolahnya masing-masing.

“Salah satu kegiatan klub sains sekolah kami adalah membuat Herbarium tanaman obat yang biasa digunakan oleh masyarakat Dayak Halong. Untuk itu kami rela masuk ke hutan. Selain itu kami juga sudah mengumpulkan sembilan jenis benih padi lokal yang biasa dibudidayakan oleh masyarakat Halong, serta mengumpulkan informasi tentang Upacara Adat yang menyertainya,” ujar Aditya ketua Klub Sains Meratus dari SMAN 1 Halong. (*/aol)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved