Berita Kotabaru

Miris! Puluhan Bidan di Kotabaru Ini Tak Terima Gaji 5 Bulan, Mereka Takut Ngomong

Bidan tersebut tidak mau menyebutkan berapa nilainya. Dia juga minta tidak disebutkan jati dirinya karena khawatir

Miris! Puluhan Bidan di Kotabaru Ini Tak Terima Gaji 5 Bulan, Mereka Takut Ngomong
net
Ilustrasi bidan desa 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Dari balik telepon genggam, bidan itu di salah satu daerah di Kabupaten Kotabaru itu mengakui gajinya selama lima bulan terhitung sejak Maret 2017 sampai Juli 2017 belum dibayar oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotabaru.

“Sampai tidak tahu lagi sudah soal itu,” ujarnya saat dihubungi BPost, Jumat (8/12).

Selama itu pula dia hanya diberikan uang tunjangan penempatan kerja. “Hanya dapat uang penempatan kerja saja. Soal gaji (Maret-Juli) sudah tidak tahu lagi,” tambahnya.

Baca: Disuruh Acil-acil Buang Sampah ke Sungai, Wisatawan Italia Ini Berkeras Tak Mau

Baca: Dua Kali Petugas Gabungan Periksa Urine Pilot dan Pramugari, Ternyata Begini Hasilnya

Baca: Edy Kecam Pemain Indonesia Main di Malaysia, Muncul Surat Terbuka buat PSSI, Isinya Menohok

Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga Inggris Malam Ini dan Besok: Keyakinan De Gea Jelang Derby Manchester

Bidan tersebut tidak mau menyebutkan berapa nilainya. Dia juga minta tidak disebutkan jati dirinya karena khawatir berdampak pada status kepegawaiannya. Saat ini bidan tersebut berstatus calon pegawai negeri sipil (CPNS).

Dia tidak sendiri. Total ada 66 bidan dan dua dokter yang mengalami nasib serupa. Padahal mereka telah mengabdikan diri di luar kota kabupaten bahkan di luar Kecamatan Pulaulaut Utara.

Ada yang bertugas di Lontar Kecamatan Pulaulaut Barat, Sampanahan, Pulau Kerayaan Kecamatan Pulaulaut Kepulauan dan kecamatan lainnya. Selain terpencil untuk menuju daerah itu perlu waktu lima sampai enam jam perjalanan. Itu pun sebagian besar kondisi jalannya rusak.

Mau baca berita Banjarmasin Post dan Metro Banjar? klik DI SINI

Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved