Berita Tanahlaut

Jasad Ponitem Ditutupi Pelepah Daun Kelapa Usai Tewas Ditabrak Mobil Angkut Ayam Potong

jasad Ponitem dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Hadji Boejasin Pelaihari menggunakan mobil ambulan Masjid Al Falah dari Desa Asamasam

Jasad Ponitem Ditutupi Pelepah Daun Kelapa Usai Tewas Ditabrak Mobil Angkut Ayam Potong
Istimewa
Korban tabrakan dievakuasi ambulans dari Jalan Trans 500 Desa Asam Jaya Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanahlaut, Rabu (13/12/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Dalam satu pekan ini, peristiwa kecelakaan kerap terjadi di Jalan Nasional yang melintas di wilayah Kabupaten Tanahlaut, Provinsi Kalimantan Selatan.

Terkini dialami keluarga Sadiyo, warga Desa Gunung Mas Rt 5, Kecamatan Batuampar, Kabupaten Tanahlaut. Istrinya bernama Ponitem, tewas ditempat kejadian, Rabu (13/12/2017) sekitar pukul 14.35 Wita.

Informasi dihimpun, jasad Ponitem dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Hadji Boejasin Pelaihari menggunakan mobil ambulan Masjid Al Falah dari Desa Asamasam, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanahlaut.

Itu setelah korban berboncengan dengan suaminya dari arah Kintap, seusai menghadiri undangan kerabatnya. Saat korban berkendara roda menuju arah rumahnya, di Jalan Trans 500 Desa Asam Jaya, Kecamatan Jorong, meluncur mobil pikap pengangkut ayam.

Baca: Sadis! Suami Ini Akui Bakar dan Mutilasi Istri Karena Permintaan Macam-macam

Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga Inggris Malam Ini di RCTI dan MNC TV: Laga Sakit Hati MU dan Liverpool

Baca: Hasil Dubai Super Series 2017 - Juara Dunia Kalah di Perang Saudara Ganda Putri China

Pikap naas itu menabrak pasangan suami istri itu hingga terpental ke aspal. Korban ditolong warga sekitar. Nasib lain dialami istrinya yang meninggal dunia ditempat. Sebelum mobil ambulan tiba, jenazah korban ditutupi daun kepala.

Petugas ruang pemulasaran jenazah RSUD Hadji Boejasin Pelaihari menjelaskan korban mengeluarkan darah di bagian telinga, hidung dan mulut. Korban juga mengalami patah di bagian lengan kanan.

"Jenazah tidak lama karena anak dan kerabat korban sudah ada semua sehingga langsung dibawa pulang," kata Wito, petugas pemulasaran jenazah RSUD Hadji Boejasin Pelaihari.

Menurut Wito, selama satu pekan ini piket di ruang pemulasaran jenazah RSUD Hadji Boejasin Pelaihari, sudah menangani tujuh korban akibat kecelakaan lalulintas.

"Saya cuma membantu petugas medis menvisum korban. Sekitar tujuh korban yang divisum di kamar pemulasaran," katanya. 

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved