Breaking News:

Berita Tanahlaut

Pemkab Tanahlaut Salurkan 1.043 Alat Tangkap Ikan

Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tanahlaut menyalurkan bantuan alat tangkap dari Kementerian Perikanan dan Kelautan

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Murhan
Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid
Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tanahlaut menyalurkan bantuan alat tangkap dari Kementerian Perikanan dan Kelautan Republik Indonesia, Kamis (14/12/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tanahlaut menyalurkan bantuan alat tangkap dari Kementerian Perikanan dan Kelautan Republik Indonesia, Kamis (14/12/2017).

Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tanahlaut, Rizayadi menjelaskan bantuan itu jumlahnya 1.043 karung atau alat tangkap ikan ramah lingkungan.

Menurut Rizayadi, bantuan itu sebagai pengganti alat tangkap lampara dasar milik nelayan. Memang masih kurang dari jumlah nelayan se Tanahlaut.

"Kami sudah mengimbau kepada para nelayan agar secara sukarela mengusulkan bantuan alat tangkap. Realisasinya bantuannya 2018 nanti hingga semua nelayan menerima bantuan alat tangkap dan meninggalkan alat tangkap lampara dasar," katanya.

Baca: Live Streaming Kompas TV Dubai Super Series Hari Ini, Kiprah 3 Wakil Indonesia Mulai Pukul 20.00 WIB

Ada enam perwakilan kecamatan di wilayah pesisir itu adalah, Kintap, Jorong, Panyipatan, Takisung, Kurau dan Bumimakmur yang menghadiri penyerahan bantuan alat tangkap.

Informasi dihimpun, para pengurus kelompok usaha bersama (KUB) nelayan itu juga diberikan sosialiasi kemandirian dalam hal perikanan, baik hasil perikanan tangkap di laut maupun pengolahan hasil perikanan.

Pemerintah Kabupaten Tanahlaut berkeinginan para KUB nelayan di enam kecamatan itu mampu mengakses perbankan dalam hal permodalan, sehingga Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tanahlaut menghadirkan narasumber dari perbankan.

Baca: Jadwal Siaran Langsung Dubai Super Series Hari Kedua di Kompas TV - Ini Lawan Wakil Indonesia

Rizayadi membenarkan bahwa sosialisasi itu berkaitan tawaran modal kredit lunak dari perbankan bagi KUB nelayan.

KUB nelayan yang mendapatkan kredit harus jelas struktur organisasi KUB, memiliki badan hukum, punya kegiatan bidang perikanan, punya kapal dan punya alat tangkap.

"Permodalan bagi nelayan di pesisir memang persoalan klasik. Pemerintah Kabupaten Tanahlaut melalui Dinas hanya memfasilitasi. Tentunya dengan KUB nelayan yamg mandiri, peningkatan pendapatan nelayan hingga tercapai kesejahteraan nelayan seperti yang diharapkan," katanya.

Alimuddin Aco mengaku senang mendapatkan sosialisasi sehingga KUB Nelayan Kampungbaru di Desa Muara Kintap dapat meningkatkan usahanya.

"Di Desa Muara Kintap ada enam KUB. Adanya sosialiasi kredit ini dapat meningkatkan usaha nelayan," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved