Berita Tanahlaut

Hanya Komoditas Cabai yang Harganya Aman di Tanahlaut, Ini Alasannya

Itu diakui karena sebagian sayuran dipasok dari pulau Jawa, seperti kubis, kol, wortel dan kentang serta cabai.

Hanya Komoditas Cabai yang Harganya Aman di Tanahlaut, Ini Alasannya
BANJARMASINPOST.co.id/mukhtar wahid
Seorang pedagang sayuran di pasar tradisional Tapandang Berseri Pelaihari sedang menunggu pembeli, Jumat (15/12/2017). Harga komoditas sayuran sebagian naik akibat cuaca ektrem dan ramainya perayaan maulid. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Komoditas sayuran di tingkat pengecer masih terbilang mahal di Pasar tradisional Tapandang Berseri, Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut, Jumat (15/12/2017).

Itu diakui karena sebagian sayuran dipasok dari pulau Jawa, seperti kubis, kol, wortel dan kentang serta cabai.

Cuma harga cabai ini, dikoreksi Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tanahlaut.
Alasannya cabai yang di pasar itu bukan tanaman petani di Tanahlaut.

Menurut Kepala Bidang Ketahanan Pangan pada Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tanahlaut, Muhammad Kusri bahwa harga komoditas cabai masih wajar.

Itu karena komoditas tanaman cabai, diakui Kusri untuk saat ini sudah banyak ditanam di Kabupaten Tanahlaut.

"Baru saja Kabupaten Tanahlaut juara kedua untuk gerakan tanam cabai se Nasional. Tidak mungkin lah harganya melonjak," katanya.

Kepala Bidang Hortikultura pada Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Tanahlaut, Jamaluddin Malik menegaskan semua komoditas pertanian termasuk peternakan sudah surplus.

"Ketersediaan komoditas pangan dan daging aman untuk tahun ini di wilayah Tanahlaut," katanya diamini Kusri.

Menurut Jamaluddin Malik, saat ini komoditas sayuran jenis kubis kol juga sudah dikembangkan di Desa Damit Hulu Kecamatan Batuampar. "Kemarin sudah panen," katanya.

Kusri menambahkan tahun ini di wilayah Tanahlaut akan dievaluasi tim dari Pemerintah Provinsi Kalsel sebagai tuan rumah pelaksanaan Hari Pangan Sedunia 2018.

"Wilayah evaluasi di Kecamatan Kurau dan Bumimakmur," katanya.

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved