Berita Banjarmasin

Sejak 1984 Jadi Pendonor Darah, Ternyata Ini Ganjaran yang Didapat Salikin

Warga Jalan Simpang Gusti Kompleks Mutiara Eksektif No 29 D Kelurahan Alalak Utara, Banjarmasin Utara, itu mendonorkan darahnya sejak 1984,

Tayang:
Penulis: | Editor: Ernawati
istimewa via BANJARMASINPOST.co.id/hasby
Ahmad Salikin (kanan) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Akhmad Salikin tidak pernah berharap menerima penghargaan dari Presiden RI, Joko Widodo karena sering mendonorkan darahnya. Alasan utama mendonor darah lebih kepada kemanusiaan.

Warga Jalan Simpang Gusti Kompleks Mutiara Eksektif No 29 D Kelurahan Alalak Utara, Banjarmasin Utara, itu mendonorkan darahnya sejak 1984, mendonor pertama di UTD Bandung.

“Tidak pernah tahu ada penghargaan seperti ini, saya suka mendonorkan darah karena satu-satunya yang bisa saya sumbangkan untuk kehidupan hanya donor darah ini,” katanya, Jumat (15/12).

Dirinya, setelah mendapat informasi menerima penghargaan tersebut, sempat terkejut.

Akhir tahun 2016, diminta melengkapi syarat-syarat untuk dapat penghargaan, kemudian dikumpulkan oleh panitia UTD Banjarmasin, diberitahukan bahwa Desember 2017 ini menerima penghargaan.

Dirinya bersyukur karena diberangkatkan ke Jakarta bisa bersilaturahmi dengan rekan sesama pendonor dari seluruh Indonesia.

Sejak ikut DDS di Bandung, dirinya terus aktif donor sampai 1991 saat kuliah di Bogor.

“Kemudian sejak 1991 itu, hingga sekarang aktif donor di UTD Banjarmasin, setahun empat kali donor. Tercatat sudah 114 kali donor dan dari jumlah itu, 100 kali donor di UTD Banjarmasin,” jelasnya.

Menurutnya, dengan penghargaan ini, dirinya dan rekan-rekan donor darah sukarela (DDS) Kalsel ingin mengembangkan forum komunikasi DDS Kalsel agar partisipasi masyarakat untuk ikut donor lebih baik.

Masih menurut pria yang sehari-hari sebagai wiraswasta ini, berdasarkan pengalamannya menjadi donor darah sukarela, menilai pelayanan di UTD Banjarmasin sangat baik.

Mulai dari secara teknis pelayanan, administrasi dan perekaman data, dari manual sampai dengan sistem komputerisasi dengan kartu donor online.

“UTD Banjarmasi ini termasuk pelopor dalam komputerisasi data donor darah sementara ini,” imbuhnya.

Akhmad Salikin akan menerima Satya Lencana Kebaktian Sosial dari RI 1 pada Minggu (17/12) lusa di Istana Negara bersama lima orang pendonor lainnya dari Kalsel.

Pada Jumat (15/12), rombongan yang didampingi dr Salma dari pengurus PMI Provinsi Kalsel dan Aulia dari UTD Kota Banjarmasin.

Adapun pendonor dari Kalsel yang menerima penghargaan selain dirinya adalah, H Khairil Azhar, Trias Handojo, Sayid Abdullah, Suratno, Djoko Djarwono. (BANJARMASINPOST.co.id/hasby)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved