Berita Internasional

Berani Menentang Donald Trump, Kim Jong Un Jadi Idola di Gaza

Pemandangan yang tidak biasa menyambut pengunjung sebuah restoran shawarma di kamp pengungsi Jabaliya di Gaza.

Berani Menentang Donald Trump, Kim Jong Un Jadi Idola di Gaza
net
Kim Jong Un. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JALUR GAZA - Pemandangan yang tidak biasa menyambut pengunjung sebuah restoran shawarma di kamp pengungsi Jabaliya di Gaza. Di restoran ini, tampak sebuah poster yang menunjukkan foto pemimpin Korea Utara Kim Jong Un berdampingan dengan sebuah bendera Palestina dan Korea Utara, yang mengumumkan penawaran khusus: diskon 80% untuk pelanggan dari Korut.

Meskipun tidak ada warga Korut di Gaza, isyarat itu dimaksudkan untuk menunjukkan ucapan terima kasih kepada negara tersebut karena telah mengecam keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengakui Yerusalem, sebuah kota yang suci bagi orang Yahudi, Muslim dan Kristen, sebagai ibu kota Israel.

"Kami berterima kasih [kepada Kim] atas pengecaman ini," ujar Rami Raba, salah satu pemilik restoran kepada Newsweek melalui sambungan telepon. Dia menjelaskan, poster itu memiliki makna simbolis, yakni menunjukkan kepada dunia bahwa ada seseorang yang cukup kuat untuk berdiri dan mengatakan "tidak" kepada AS.

Baca: Jonghyun SHINee Bunuh Diri, Warganet Ungkap Kehilangan Lewat Tagar #SHINee

Baca: Ini Jawaban Ridwan Kamil Setelah Golkar Menarik Dukungan Pencalonannya Sebagai Cagub Jawa Barat

Baca: Dua Anak Setya Novanto Sempat Mangkir, KPK Jadwalkan Panggil Lagi

"Saya mencintai Kim Jong Un karena dia berdiri menentang Amerika," kata seorang pelanggan.

"Saya akan menemui dan menyalami warga Korea Utara jika mereka muncul di sini," tambah pelanggan lain.

Keputusan Trump, yang diumumkan pada 6 Desember, mengabaikan saran dari para sekutunya seperti Prancis dan memutarbalikkan kebijakan AS selama beberapa dekade yang melihat klaim Israel atas Yerusalem untuk diselesaikan dalam negosiasi antara Israel dan Palestina.

Reuters melaporkan, keputusan tersebut disambut protes keras dari para pemimpin Muslim dan memicu bentrokan kekerasan antara Palestina dan pasukan keamanan Israel di Gaza dan Tepi Barat.

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved