Catatan El Clasico Ini Bikin Pelatih Real Madrid Khawatir

catatan bagus dalam dua pertandingan terakhir. Pada dua leg Piala Super Spanyol, Real Madrid berhasil menang atas Barcelona dengan agregat 5-1

Editor: Halmien
Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, menyaksikan aksi para pemainnya ketika melawan Tottenham Hotspur dalam laga penyisihan Grup H Liga Champions di Stadion Wembley, London, 1 November 2017. (ADRIAN DENNIS/AFP) 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Jelang laga el clasico kontra rival abadi di Liga Spanyol, Barcelona, pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, mungkin menjadi pihak yang paling berdebar-debar. Sebab, sejarah tidak terlalu berpihak.

Zidane memang mempunyai catatan bagus dalam dua pertandingan terakhir. Pada dua leg Piala Super Spanyol, Real Madrid berhasil menang atas Barcelona dengan agregat 5-1.

Namun pada pertemuan perdana pada ajang Liga Spanyol kali ini, Zidane yang harus harap-harap cemas.

BolaSport.com merangkum 3 alasan el clasico bisa perburuk catatan Real Madrid pada musim ini.

Baca: Hasil Piala Liga Inggris - Manchester City Menang 1-0 di Babak Pertama

1. Dominasi Barcelona di Santiago Bernabeu

Meski kalah pada pertemuan terakhir di Santiago Bernabeu pada final Piala Super Spanyol, Barcelona tetap menjadi klub yang garang saat bermain di kandang Real Madrid. Dalam lima musim terakhir, Barcelona berhasil menangi empat laga.

Ingatan tentang laga terakhir el clasico pada Liga Spanyol musim 2016-2017 di Bernabeu juga masih meninggalkan kepedihan. Terlebih saat Lionel Messi mencetak gol penentu kemenangan Barcelona pada injury time babak kedua.

2. Real Madrid bisa kehilangan pemain kunci

Bukan rahasia jika laga el clasico merupakan laga yang dikenal keras, baik dari kubu Real Madrid maupun Barcelona. Pada enam musim terakhir, total laga antara El Real dan El Barca telah menciptakan tujuh kartu merah dan 97 kartu kuning.

Jelas, Zidane harus memutar otak agar pertandingan penting ini tak menimbulkan korban kedisiplinan pemain. Kejadian kartu merah Cristiano Ronaldo pada leg pertama Piala Super Spanyol jelas tak ingin diulang oleh Zidane.

Baca: Hasil Coppa Italia - Napoli akan Berhadapan dengan Pemenang Antara Atalanta dan Sassuolo

3. Versi tajam Barcelona vs versi tak normal dari Cristiano Ronaldo

Di lini depan, perbandingan kontras jelas terlihat antara Barcelona dan Real Madrid. Lionel Messi bermain dalam performa terbaiknya dengan 14 gol dari 16 penampilan di Liga Spanyol.

Belum lagi, Luis Suarez dan Paulinho juga dalam performa tajam dengan catatan 15 gol di liga domestik.

Bandingkan dengan Real Madrid dengan versi "tak normal" dari Crsitiano Ronaldo pada musim ini. Catatan 20 gol dari 25 laga terlihat kecil di ajang domestik karena CR7 hanya mencetak empat gol dari 11 penampilan di Liga Spanyol.

Masalah makin besar ketika lebih dari separuh kebobolan Real Madrid terjadi di hadapan publik sendiri.

Kompas.com : Catatan El Clasico yang Bikin Zidane Khawatir

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved