Breaking News:

Seputar Kaltim

Upah Minimum di Kabupaten Ini Tertinggi Se-Kalimantan Timur

Setelah menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) sebesar Rp 2.543.331, Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak

TRIBUNKALTIM.co
Pembahasan UMK tahun 2017 ini dinilai tidak sealot tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, dalam penetapan UMK, dewan pengupahan mengacu pada PP 78/2015 tentang pengupahan. 

Dijelaskannya, kenaikan UMK ini mengacu pada besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) Kaltim 2018 Rp 2.543.331.

Pembahasan UMK tahun ini menurutnya tidak sealot tahun-tahun sebelumnya.

Pasalnya saat ini, ketentuan penghitungan UMK telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) 78/2015 tentang pengupahan.

Sesuai PP 78/2015, penetapannya menggunakan rumus dengan mengalikan upah minimum tahun berjalan dengan inflasi yang dihitung sejak September tahun sebelumnya hingga September tahun berjalan.

Ditambah lagi dengan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) yang dihitung dari pertumbuhan PDB periode kwartal II dan IV tahun sebelumnya dan periode kwartal I dan II tahun berjalan.

Pihaknya juga mengaku siap untuk melaksanakan pengawasan.

“Karena sudah ditetapkan, harus ditaati. Jika ada perusahaan yang tidak sanggup, silakan melapor. Kami akan melakukan audit perusahaannya, apa benar tidak sanggup atau hanya alasan saja,” tegasnya. (TRIBUNKALTIM.co)

Editor: Ernawati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved