Berita Banjarbaru
Gubernur Kalsel Bayar Parkir di Bandara Pakai 'Unik', Apa Itu?
Melalui satu anak perusahaan PT Angkasa Pura I yakni PT Angkasa Pura Support meluncurkan sistem pembayaran parkir
Penulis: Nia Kurniawan | Editor: Murhan
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Bandara Syamsudin Noor meluncurkan inovasi baru. Melalui satu anak perusahaan PT Angkasa Pura I yakni PT Angkasa Pura Support meluncurkan sistem pembayaran parkir dengan menggunakan uang elektronik atau yang biasa disebut Unik, Kamis (21/12/2017).
Hadir Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dalam adacara itu. Dia menyetir mobil untuk melakukan uji coba. Wakil Wali Kota Banjarbaru Darmawan Jaya jadi penumpangnya.
Begitu uji coba bayar parkir pakai Unik, gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini langsung menunjukkan kartu tapcash dari BNI sebagai salah satu kartu untuk uang elektronik (unik).
Bandara Syamsudin Noor menggandeng empat bank besar yaitu Bank Mandiri, BNI, BRI, dan BCA untuk bekerja sama dalam sistem pembayaran parkir elektronik tersebut.
Baca: Jadwal Pertandingan 3 Pebulutangkis Indonesia di Premier Badminton League (PBL) 2017/2018
Baca: Kisah Memilukan, Ayah Masuk Penjara karena Lindungi Anaknya yang Dicabuli Predator
Pengguna jasa nantinya dapat menggunakan kartu e-money Mandiri, Tapcash BNI, Brizzi BRI dan Flazz BCA. Cara parkir menggunakan uang elektronik yakni dimulai dengan mengambil struk saat kendaraan memasuki area parkir, kemudian berlanjut dengan pemilik memarkirkan kendaraan.
Saat akan keluar area parkir, pemilik kendaraan mengecek karcis parkir, melakukan pembayaran via petugas menggunakan uang elektronik, kemudian mobil keluar area parkiran.
Akan dilakukan uji coba pembayaran tarif parkir secara nontunai per 21 Desember 2017. Uji coba ini akan diterapkan selama beberapa waktu hingga pembayaran non tunai untuk parkir di Bandara Syamsudin Noor dijalankan secara penuh pada 2018 mendatang.
Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga Inggris Pekan 19 di RCTI dan MNC TV, Panasnya Arsenal vs Liverpool
General Manager Bandara Syamsudin Noor, Wahyudi mengungkapkan tujuan peluncuran sistem ini tak lain adalah untuk memudahkan pengguna jasa.
Selain itu, juga sebagai revenue safeguarding dengan pengurangan transaksi uang tunai, mempercepat operasional di pintu keluar karena mengurangi proses penyiapan uang kembalian, serta mendukung Gerakan Nasional Non Tunai yang digalakan pemerintah (Bank Indonesia).
“Pembayaran secara non tunai ini berlaku di area parkir mobil maupun sepeda motor. Jika pengguna jasa terbiasa membayar dengan kartu uang elektronik, harapannya antrean kendaraan di setiap loket parkir bisa berkurang," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/gubernur-kalsel-sahbirin-noor-saat-bayar-parkir-di-bandara-syamsuddin-noor_20171221_173706.jpg)