Berita Balangan

Polres Balangan Pasang Banner Maklumat Kapolda Kalsel, Ini Ternyata Tujuannya

Menyikapi perintah orang nomor satu di Kabupaten Balangan, Polsek Jajaran Polres Balangan, serentak memasang Banner maklumat

Polres Balangan Pasang Banner Maklumat Kapolda Kalsel, Ini Ternyata Tujuannya
istimewa
Polsek Jajaran Polres Balangan, serentak memasang Banner maklumat Kapolda Kalsel tentang larangan menimbun dan memperdagangkan barang kebutuhan pokok tidak sesuai dengan ketentuan pasar.‬ 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Menyikapi perintah orang nomor satu di Kabupaten Balangan, Polsek Jajaran Polres Balangan, serentak memasang Banner maklumat Kapolda Kalsel tentang larangan menimbun dan memperdagangkan barang kebutuhan pokok tidak sesuai dengan ketentuan pasar.‬

‪Keseluruhan dari 6 Polsek yang ada di Kabupaten Balangan, serentak memasang Banner maklumat Kapolda Kalsel di tempat keramaian atau fasilitas umum yang menjadi pusat aktivitas masyarakat Balangan.‬

‪Salah satu isi dalam maklumat Kapolda Kalsel tersebut adalah dilarang menimbun atau menyimpan barang kebutuhan pokok dan barang yang disubsidi pemerintah (BBM,Gas Elpiji 3 kg, Pupuk dll) melebihi jumlah maksimal yang diperbolehkan dengan maksud memperoleh keuntungan sehingga mengakibatkan bahan pokok menjadi mahal atau melambung tinggi.‬

Baca: Peringatan Hari Ibu Tiap 22 Desember - Para Ibu Jangan Bersedih Jika Anak Lebih Dulu Panggil Ayah

Baca: Cerita Pilu TKW! Sengaja Merekam Aksi Bejat sang Majikan yang Ingin Memperkosanya

Baca: Lelaki Ini Ingin Putri Cantik Setya Novanto Dwina Michaella Penuhi Panggilan KPK

Baca: Gadis Cantik Ini Lihat Pacar Temannya Selingkuh, Tawarkan Diri untuk Melabrak, tapi Apa yang Terjadi

‪Kapolres Balangan AKBP Moh. Zamroni, S.iK melalui Kasat Reskrim AKP Dany Sulistiono, S. Sos, M.M, Kamis (21/12/2017) membenarkan pemasangan banner tersebut.

Menurutnya, ini bertujuan untuk memberikan imbauan kepada pedagang, pelaku usaha agar tidak melakukan tindakan yang terkandung dalam maklumat tersebut‬.

‪"Dengan pemasangan banner tersebut diharapkan, para pelaku usaha lebih memahami kosekuensi hukum terkait penimbunan Bahan pokok, dan secara tidak langsung meminimalisir terjadinya tindak pidana dibidang pangan, terlebih dalam upaya mengendalikan harga pangan menjelang Natal dan tahun baru 2018," pungkasnya.

Penulis: Elhami
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved