Berita Banjarbaru

Belum Dapat Jawaban dari Kemenpora, 29 Atlet Berprestasi Kalsel Belum Bisa Ikuti Seleksi PNS

Nasib 29 atlet Kalsel peraih medali emas hingga masih gantung. Hal itu diutarakan Kepala BKD Kalsel Perkasa Alam.

Belum Dapat Jawaban dari Kemenpora, 29 Atlet Berprestasi Kalsel Belum Bisa Ikuti Seleksi PNS
sport.analisadaily.com
Ilustrasi - Atlet wushu nomor Sanda Sumatera Utara, Dasmantua Simbolon berusaha membanting atlet Kalsel, Eliner Billy Sihombing, pada Babak Perempatanfinal Sanda Kelas 52 Kg Putra, Kejurnas Wushu 2015 di Bandung. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Nasib 29 atlet Kalsel peraih medali emas hingga masih gantung. Hal itu diutarakan Kepala BKD Kalsel, Perkasa Alam saat dihubungi, Sabtu (23/12/2017).

Ungkapnya sejak diusulkan Maret lalu, sebanyak 29 atlet belum juga mendapatkan kepastian untuk menjadi CPNS. Padahal mereka telah menyumbang medali emas dalam Sea Games, PON dan Porcanas.

"Sampai kini kita belum mendapatkan respon dari Kemenpora terkait usulan kita untuk memerjuangkan nasib atlet kita ini," ujarnya.

Berdasarkan Permenpora 0275 2010 ke 29 atlet sudah memenuhi untuk menjadi PNS meski harus melalui tahapan seleksi.

Baca: Live Streaming El Clasico 2017 - Cristiano Ronaldo Tugaskan Pemain Ini untuk Hentikan Lionel Messi

Bahkan tak hanya ke Kemenpora, pihaknya tambahnya juga sudah mengajukan usulan ke Menpan RB. Bahkan sudah dua kali diusulkan pada Maret dan Oktober 2017.

"Kita juga sudah mengajukan ke Komisi 10 DPR RI tapi tak ada kabar juga," ujarnya.

Dalam Permenpora 0275 2010 ditetapkan atlet minimal mendapatkan medali perak dalam Olimpiade atau Para Olimpic, Asian Games, Sea Games bisa menjadi PNS. Sementara untuk Porcanas dan PON minimal harus mendapatkan medali emas.

Padahal 29 atlet ini tambahnya sudah memenuhi persyaratan menjadi pendaftar CPNS dengan usia yang masih dibawah 35 tahun.

Dalam usulan 29 atlet ini juga diminta agar bisa mengikuti seleksi PNS tanpa passing grade. Hal itu dikarenakan seorang atlet lebih banyak waktu untuk latihan dibanding belajar.

Baca: 500 Lebih Permohonan Perizinan Warga Tak Diposesn dan Dikembalikan, Ini yang Harus Dilengkapi

28 atlet ini berasal dari berbagai kota dan kabupaten di Kalsel termasuk atlet disabilitas. Mereka berasal dari berbagai cabang olahraga.

Jika diterima untuk mengikuti CPNS tanpa passing grade, nantinya ke 29 atlet akan dimasukkan menjadi PNS di lingkungan Dinas Pemuda dan Olahraga.

Usulan ini tambahnya merupakan bentuk kepedulian Pemrov Kalsel kepada atlet Kalsel yang sudah mengharumkan nama Kalsel di kancah nasional maupun internasional. Setelah beberapa kali kejadian atlet yang dimasa tua hidup dalam kondisi miskin, padahal telah menyumbangkan medali emas beberapa kali dan mengharumkan nama Indonesia di kancah nasional.

"Terakhir Gran master catur Indonesia meninggal dalam keadaan miskin, kita tidak mau atlet baru dan muda kita sampai seperti itu, dan semoga menteri sadar akan hal itu," tutupnya. (*)

Penulis: Milna Sari
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved