Breaking News:

Berita Banjarbaru

Pemprov Kembangkan Padi Khusus untuk Kawasan Rawan Banjir

Selama ini lahan sawah rawan banjir kurang maksimal menjadi lahan pertanian padi bagi petani lantaran saat banjir padi tergenang

Penulis: Milna Sari
Editor: Murhan
aprianto
Menteri pertanian Andi Amran Sulaiman saat Syukuran panen padi di Lahan Lebak Desa Banua Hanyar Kecamatan Daha Selatan melakukan aksi terjun ke sawah yang berair, Rabu, (15/11/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Lahan rawa lebak kini menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Kalsel untuk dapat dikembangkan.

Lahan rawa yang genangan airnya meninggi atau bahkan banjir saat musim hujan dan menurun saat musim kemarau saat ini masih kurang dioptimalkan untuk lahan pertanian.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, H Muhammad Amin mengatakan, Selasa (26/12/2017), pihaknya akan melakukan pengembangan budidaya padi rawa sebagai solusi budidaya tanaman padi pada lahan sawah yang rawan banjir.

Selama ini lahan sawah rawan banjir kurang maksimal menjadi lahan pertanian padi bagi petani lantaran saat banjir padi tergenang dan rusak.

Baca: Jadwal Siaran Langsung RCTI dan MNC TV Liga Inggris Pekan 20 (Boxing Day) - Mulai City Hingga MU

Baca: Jadwal Boxing Day Liga Inggris Live di RCTI, MNC TV dan beIN Sport - Laga Liverpool, MU dan Arsenal

Namun dengan pengembangan padi rawa diharapkan dapat meningkatkan hasil tanaman padi petani.

"Kita akan melakukan riset di bidang ketahanan pangan dengan komoditi unggulan pada rawa, itik alabio, ikan air tawar dan ternak," ujarnya.

Padi rawa yang akan dikembangkan merupakan padi rawa unggul yang tentunya menghasilkan padi yang lebih banyak daripada varietas biasa.

Tambah Amin pihaknya sudah melakukan kerjasama dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat untuk pengembangan riset ini.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved